banner 728x90
DaerahPendidikan

Profil Siti Naimah yang Meraih Juara I OBA Tingkat Provinsi

52
×

Profil Siti Naimah yang Meraih Juara I OBA Tingkat Provinsi

Sebarkan artikel ini

Potretone.com, Malut – Siti Naimah lahir pada 15 Maret 2007 di Desa Kijang, Kota Sumatra, anak dari almarhum Sumardin dan Khoirianti.

Kehidupan sehari hari, Siti Naimah di kenal sebagai siswi yang rajin belajar dan menyempatkan diri untuk membantu orang tua dalam kegiatan sehari hari.

banner 728x90

Ia juga memiliki sikap disiplin dan semangat belajar membuatnya mampu meraih prestasi gemilang di bidang akademik.

Sisi Naimah anak dari Almarhum Sumardin, sebelumnya hanya bekerja sebagai tukang kayu di Desa Onimai Kecamatan Taliabu Barat Laut Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara.

Siti Naimah yang menempuh pendidikan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) I Pulau Taliabu.

Perjalanan prestasi dalam bidang bahasa arab, Siti Naimah mendapatkan bimbingan langsung dari guru bahasa arab di sekolahnya.

Dengan kerja kerasnya, kesungguhan dan dukungan para guru, Siti Naimah berhasil meraih juara I Olimpiade tingkat provinsi Maluku Utara.

Bukan hanya di Provinsi Maluku Utara, Siti Naimah juga akan mewakili provinsi Maluku Utara dalam Olimpiade bahas arab tingkat Nasional.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa dedikasi dan tekad kuat dapat membawah hasil yang membanggakan sekaligus mengharumkan nama madrasa dan daerah asalnya. (**)

 

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Sanana,- Aksi demonstrasi yang digelar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Kabupaten Kepulauan Sula untuk menyoroti dugaan kasus-kasus korupsi di daerah berakhir ricuh. Ketua IMM Kepulauan Sula, Prabowo Sibela, mengaku menjadi korban dugaan pemukulan oleh seorang oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat menyampaikan aspirasi di depan Istana Daerah, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Minggu (31/5/2026).

Berita

Potretone.com, Sanana,- Sikap diam Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di PT Mangoli Timber Produsen (MTP) mulai memantik kritik keras. Lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan di bidang tenaga kerja itu dinilai belum menunjukkan keberanian politik untuk membela ribuan pekerja lokal yang diduga kehilangan hak-hak normatifnya.