banner 728x90
UncategorizedDaerahEkonomi Bisnis

Suku Bunga Rendah, Kepala Bank Bobato Lestari Tawarkan Kredit

15
×

Suku Bunga Rendah, Kepala Bank Bobato Lestari Tawarkan Kredit

Sebarkan artikel ini

Potretone.com, Sanana – Bank perekonomian rakyat (BPR) Bobato Lestari Cabang Sanana, memberikan peluang kredit dengan suku bunga rendah.

Hal ini di sampaikan Pimpinan Cabang Bank Bobato Lestari, Slamet Mansur, Jumat (22/8) di ruangan kerjanya.

banner 728x90

Slamet Mansur mengatakan, Selain mendapatkan suku bunga rendah, para nasabah juga di permudahkan untuk mengajukan kredit.

“Yang mengajukan kredit baik itu ASN, PPPK, UMKM, maupun wiraswasta prosesnya cepat dan pengurusannya di permudahkan,”ujar Pimpinan Cabang Bank Bobato Lestari, Slamet Mansur.

Menurutnya, program ini bertujuan untuk mendukung dan membantu masyarakat di Kepulauan Sula, khususnya bagi yang mengajukan kredit.

Selain itu, Slamet Mansur, juga menambahkan ada program menarik seperti simpan pinjam untuk para nasabah.

“Kami juga punya satu program berupa tabungan, seperti deposito, tabungan umum, tabungan masa depan, dan tabungan anak,”tutupnya. (**)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Sanana,- Aksi demonstrasi yang digelar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Kabupaten Kepulauan Sula untuk menyoroti dugaan kasus-kasus korupsi di daerah berakhir ricuh. Ketua IMM Kepulauan Sula, Prabowo Sibela, mengaku menjadi korban dugaan pemukulan oleh seorang oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat menyampaikan aspirasi di depan Istana Daerah, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Minggu (31/5/2026).

Berita

Potretone.com, Sanana,- Sikap diam Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di PT Mangoli Timber Produsen (MTP) mulai memantik kritik keras. Lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan di bidang tenaga kerja itu dinilai belum menunjukkan keberanian politik untuk membela ribuan pekerja lokal yang diduga kehilangan hak-hak normatifnya.