banner 728x90
Berita

Jum’at Berbagi, Lapas Kelas IIA Pematang Siantar Bagikan Bantuan Sosial Kepada Anak-Anak di SLB Simalungun

14
×

Jum’at Berbagi, Lapas Kelas IIA Pematang Siantar Bagikan Bantuan Sosial Kepada Anak-Anak di SLB Simalungun

Sebarkan artikel ini

Potretone.com Pematang Siantar – Dalam rangka menggencarkan nilai kemanusiaan serta memupuk rasa kepedulian sesama yang berlandaskan keikhlasan, Lapas Kelas IIA Pematangsiantar Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumut adakan kunjungan ke Sekolah Luar Biasa (SLB) Simalungun. Kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi dan wadah berbagi dari Lapas Kelas IIA Pematang Siantar kepada sesama.

Bhakti Sosial ini merupakan sarana yang tepat untuk melatih sekaligus membina semangat dan motivasi saling berbagi atas dasar keihklasan dan kemanusiaan. Meskipun anak-anak siswa SLB terlahir dengan keterbatasan, kegigihan mereka dalam menuntut ilmu tidak lah pudar. Hal ini merupakan bentuk kemanusian yang mendasar bagi manusia, dimana merupakan kewajiban kita sebagai manusia dalam membatu meringankan beban sesama.

banner 728x90

Kegiatan Bhakti Sosial ini dilaksanakan pada Jum’at, 18 Oktober 2024. Jum’at Berbagi kali ini mewakili Kalapas Pematang Siantar, Kasi Kamtib, Febrianto Sirait bersama jajaran Lapas Pematang Siantar turut menyerahkan secara langsung bantuan social kepada anak-anak sembari beramah tamah dengan mereka.

“Bhakti Sosial ini merupakan wujud kepedulian kami kepada adik-adik sekalian, kami berharap bantuan ini membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi kita semua,” ungkap Febrianto.

Kegiatan bhakti sosial ini merupakan bagian dari Jum’at Berbagi Lapas Pematang Siantar yang mana akan dilaksanakan setiap pekannya. Diharapkan pelaksanaan kegiatan ini dapat mewujudkan Lapas Pematang Siantar makin maju, dimana Pemasyarakatan Maju adalah Pemasyarakatan yang berdampak di dalam maupun di luar Lapas.

(Wt)

banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Sanana, – Dugaan praktik pungutan dalam pelayanan administrasi di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kepulauan Sula menjadi sorotan publik setelah mencuat melalui unggahan akun anonim di grup Facebook Dad Hia Ted Sua. Unggahan tersebut menuding adanya permintaan uang jutaan rupiah agar dokumen rekomendasi desa mendapat tanda tangan Kepala Dinas PMD.

banner 728x90