banner 728x90
banner 728x90
BeritaNasionalOpini

Rabu Kemarin, Kapolri Gelar Kenaikan Pangkat 17 Pati-Pamen Polri.

9
×

Rabu Kemarin, Kapolri Gelar Kenaikan Pangkat 17 Pati-Pamen Polri.

Sebarkan artikel ini

Potretone.com, Jakarta – Pada Rabu 28 mei kemarin, dikabarkan 17 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menegah (Pamen) mendapatkan kenaikan pangkat dari Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo.

Kenaikan pangkat itu disertai dengan Upacara Kenaikan Pangkat setingkat lebih tinggi atau Korps Raport yang dipimpin langsung oleh Kapolri. Agenda tersebut berlangsung di Rupattama Mabes Polri, Jakarta Selatan.

banner 728x90

Kenaikan pangkat 17 Pati-Pamen itu berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/1346/V/KEP./2024 tanggal 22 Mei 2024 tentang Kenaikan Pangkat ke dalam Pati Polri.

Kemudian Perwira Tinggi (Pati) yang mendapatkan kenaikan pangkat sebanyak 7 orang dan sementara Perwirah Menengah (Pamen) Polri pecah bintang sebanyak 10 orang yang dilantik.

Adapun daftar nama-nama Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) yang mendapatkan kenaikan pangkat sebagai berikut :

Dari Irjen Pol ke Komjen Pol :

1. Komjen Pol Reynhard Saut Poltak Silitonga

Dari Brigjen Pol ke Irjen Pol :

1. Irjen Pol Yudawan Roswinarso

2. Irjen Pol Wibowo

3. Irjen Pol Sunarwan Sumirat

4. Irjen Pol Kamaruddin

5. Irjen Pol Dwi Irianto

6. Irjen Pol Roberts Kennedy

Dari Kombes Pol ke Brigjen Pol :

1. Brigjen Pol Erfan Prasetyo

2. Brigjen Pol Yun Imanullah

3. Brigjen Pol I Gede Mega Suparwitha

4. Brigjen Pol Rajendra Sumihar

5. Brigjen Pol Wawan Muliawan

6. Brigjen Pol Cornelius Wisnu Adji Pamungkas

7. Brigjen Pol Rommy Zakarias

8. Brigjen Pol Teguh Yuswardhie

9. Brigjen Pol Victor Sahat Parulian Siagian

10. Brigjen Pol Arradina Zessa Devy

(RA)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Angin laut di Pelabuhan Sanana siang itu berembus pelan, seolah ikut membawa kenangan-kenangan lama yang hampir terlupakan. Di antara langkah kaki para penumpang yang turun dari kapal KM. Permata Obi pada 28 April 2026, ada sekelompok orang tua yang berjalan perlahan bukan semata karena usia, tetapi karena mereka sedang memikul sesuatu yang tidak sisa-sisa budaya yang kian menipis dimakan zaman.