banner 728x90
BeritaDaerah

Warga Desa Mangon Meninggal Di Kebun, Ini Penjelasannya

87
×

Warga Desa Mangon Meninggal Di Kebun, Ini Penjelasannya

Sebarkan artikel ini

Potretone.com, Sanana (Malut)  – Om Made (50) tahun, warga desa mangon kecamatan sanana, Kab. Kepulauan Sula, ditemukan di kebun dalam kondisi suda tidak bernafas atau suda meninggal dunia, rabu (10/7).

Korban tersebut ditemukan oleh bapak Sudin Buton (60) yang sekampung dengan korban, yang juga bertetangga kebun dengan korban di lokasi waiyana Desa Fukweu, Kec. Sanana Utara.

banner 728x90

Sudin mengatakan, dirinya juga tidak tahu bahwa korban terbaring di atas tanah karena iya iya sedang memotong rumput di kebun miliknya.

“Saat saya memotong rumput di kebun  tiba-tiba pandangan saya tertuju ke arah kebun sebelah dan langsung melihat tubuh Made tergeletak di atas tanah,”ucapnya.

Melihat kondisi korban terbaring di atas tanah, Sudin langsung bergegas ke Desa Fukweu untuk memanggil warga maupun memberi tahu ke pemdes setempat dan babinkamtibmas untuk menuju ke TKP dan memastikan kondisi korban.

Kemudian setelah menyampaikan informasi, Babinkamtibmas Bripka Kasim Fatmona bersama Kades Abd. Basir Umamit dan sejumlah warga langsung menuju ke TKP.

Setelah tiba di lokasi ternyata korban suda tidak lagi bernafas atau suda meninggal dunia tepat di atas kawat yang diduga ada aliran listrik. Kemudian, Babinkamtibmas langsung menghubungi anggota Satreskrim Polres Kepulauan Sula untuk melakukan olah TKP.

“Saya juga sudah menghubungi anggota Satreskrim untuk datang ke TKP,” jelasnya.

Terpisah, dalam amatan awak media, di kebun tersebut dikelilingi kawat yang ada aliran listriknya yang berada disamping jalan umum. Korban terkapar di tanah sambil memegang sebuah tang jepitan kawat. Kemudian di sekitar tubuh korban tergeletak ada bekas pemotong rumput dipohon cengkeh. (**)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Sanana,- Aksi demonstrasi yang digelar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Kabupaten Kepulauan Sula untuk menyoroti dugaan kasus-kasus korupsi di daerah berakhir ricuh. Ketua IMM Kepulauan Sula, Prabowo Sibela, mengaku menjadi korban dugaan pemukulan oleh seorang oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat menyampaikan aspirasi di depan Istana Daerah, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Minggu (31/5/2026).

Berita

Potretone.com, Sanana,- Sikap diam Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di PT Mangoli Timber Produsen (MTP) mulai memantik kritik keras. Lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan di bidang tenaga kerja itu dinilai belum menunjukkan keberanian politik untuk membela ribuan pekerja lokal yang diduga kehilangan hak-hak normatifnya.