banner 728x90
Berita

Sosialisasi Tertib Lalu Lintas, Polsek Tualang Sasar Siswa Baru SMP Negeri 07

10
×

Sosialisasi Tertib Lalu Lintas, Polsek Tualang Sasar Siswa Baru SMP Negeri 07

Sebarkan artikel ini

Potretone.com Perawang (Siak) — Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2025, Polsek Tualang melalui Bhabinkamtibmas Kampung Pinang Sebatang Barat Aipda Beni Nababan menggelar sosialisasi tertib berlalu lintas sekaligus penyuluhan kenakalan remaja kepada siswa baru SMP Negeri 07, Rabu (16/7/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang digelar di sekolah tersebut. Sosialisasi disampaikan langsung oleh Aipda Benny Beben, Bhabinkamtibmas Pinang Sebatang Barat, di aula sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Inpres, Kampung Pinang Sebatang Barat, Kecamatan Tualang.

banner 728x90

Materi yang diberikan mencakup pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, mengenali rambu-rambu jalan, serta menjauhi perilaku negatif yang termasuk dalam kategori kenakalan remaja. “Siswa adalah generasi penerus yang harus memahami arti keselamatan dan tanggung jawab di jalan raya,” ujar Aipda Benny.

Kapolres Siak, AKBP Eka Ariandy Putra, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Tualang, Kompol Hendrix, S.H., M.H menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran hukum sejak dini serta mendukung suksesnya pelaksanaan Operasi Patuh Lancang Kuning 2025 di wilayah hukum Polsek Tualang.

Selain menyasar siswa, kegiatan ini juga mengajak pihak sekolah dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

Hadirnya Polri di tengah masyarakat menjadi salah satu bentuk nyata dalam menjaga keamanan dan mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

Selama pelaksanaan, kegiatan berjalan aman dan lancar.

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Sikap diam Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di PT Mangoli Timber Produsen (MTP) mulai memantik kritik keras. Lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan di bidang tenaga kerja itu dinilai belum menunjukkan keberanian politik untuk membela ribuan pekerja lokal yang diduga kehilangan hak-hak normatifnya.