Potretone.com, Sanana,- Menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) IV Nahdlatul Ulama Kabupaten Kepulauan Sula pada 20 Desember 2025 mendatang di Hotel Beliga, tensi dinamika internal NU mulai menghangat. Jumat, (12/12/2025).
Dua nama disebut-sebut siap bertarung, namun perhatian publik dan internal NU kini tertuju pada satu sosok yang dinilai paling siap dan memenuhi seluruh syarat organisasi: Ramli K. Yacub.
Di enam MWC NU se-Kepulauan Sula, nama Ramli semakin menguat. Ia disebut sebagai kandidat yang paling lengkap dari sisi pengalaman, kapasitas, hingga legalitas kaderisasi.
Ramli telah memiliki Sertifikat Pengkaderan NU tingkat dasar dan menengah (PMKNU), syarat wajib yang hanya dimiliki dua calon di daerah ini, yakni dirinya dan Kasi Penais Kemenag Sula, Syafrudin Sapsuha, SHi.
Ramli bukan wajah baru dalam dunia organisasi. Ia pernah aktif di berbagai OKP, paguyuban daerah, pengurus PGRI, serta mengabdi selama dua periode sebagai penyelenggara Pemilu di KPU Kepulauan Sula. Kini, ia juga dipercaya sebagai Wakil Ketua PW GP Ansor Provinsi Maluku Utara, posisi strategis yang memperlihatkan kualitas kepemimpinannya.
Kematangan pengalaman itu membuat banyak pihak menilai Ramli sebagai sosok yang siap memimpin NU Sula memasuki fase baru. Dirinya juga menegaskan kesiapannya mengikuti seluruh tahapan pemilihan sesuai AD/ART NU, serta menjaga marwah dan persatuan organisasi.
VISI RAMLI K. YACUB
“Mewujudkan Nahdlatul Ulama Kepulauan Sula yang profesional, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat, dengan mengedepankan pendidikan, sosial-keagamaan, dan pemberdayaan umat berlandaskan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah.”
MISI STRATEGIS RAMLI K. YACUB UNTUK NU SULA
Tata Kelola Organisasi yang Profesional
1. Administrasi tertib, transparan, dan akuntabel.
2. Penguatan kapasitas pengurus melalui pelatihan.
3. Kordinasi solid antara MWC, Ranting, dan Banom.
*Pendidikan Keagamaan & Kaderisasi Progresif*
1. Memajukan madrasah, TPQ, pesantren, serta lembaga pendidikan NU.
2. Dakwah moderat, ramah, dan kontekstual dengan budaya Sula.
3. Kaderisasi berkelanjutan untuk pemuda, pelajar, mahasiswa, dan warga NU.
Ekonomi Umat dan Kemandirian NU
1. Program ekonomi berbasis komunitas dan UMKM.
2. Pengembangan unit usaha NU secara profesional.
3. Kerja sama strategis dengan pemerintah dan lembaga lain.
Penguatan Peran Sosial & Budaya Lokal
1. Program sosial untuk masyarakat kecil dan kelompok rentan.
2. Partisipasi dalam isu kesehatan, lingkungan, dan kemanusiaan.
3. Menghidupkan budaya lokal sebagai bagian dari dakwah NU.
Digitalisasi & Modernisasi NU
1. Sistem digital untuk administrasi, komunikasi, dan dokumentasi.
2. Meningkatkan literasi digital pengurus.
3. Optimalisasi media digital sebagai ruang edukasi dan dakwah.
Harmoni, Kolaborasi & Persatuan
1. Menjalin harmoni dengan tokoh agama, ormas, dan pemerintah.
2. Mendukung program pemerintah daerah yang sejalan dengan kepentingan umat.
3. Menjaga kerukunan dan persatuan masyarakat Kepulauan Sula.
Dengan berbagai pengalaman, legalitas kaderisasi yang lengkap, serta dukungan yang terus tumbuh dari struktur di tingkat MWC, Ramli dinilai sebagai kandidat yang paling siap memimpin NU Kepulauan Sula lima tahun mendatang.
“Kami ingin NU yang kuat, mandiri, dan bermanfaat. InsyaAllah saya siap berkhidmah sepenuh hati,” tegas Ramli dalam beberapa kesempatan.
Konfercab IV PCNU Kepulauan Sula diperkirakan akan berlangsung dinamis. Namun satu hal yang pasti: nama Ramli K. Yacub kini berada di garda terdepan sebagai kandidat yang paling diperhitungkan.



















