Potretone.com, Halut,- Pemerintah Daerah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Utara menggandeng Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Utara dalam rangka melaksanakan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi Tingkat Kabupaten Halmahera Utara Tahun 1447 H/2026.
Kegiatan tersebut dengan mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan” itu berlangsung di Hotel Greenland, Desa Gura, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara. Senin, (9/2/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Halmahera Utara, Wakil Kepala Kepolisian, Kepala Kantor Kementerian Agama yang diwakili oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Kepala Badan Amil Zakat Nasional, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah yang mewakili Bupati dan 17 Calon Jemah Haji.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Utara yang disampaikan oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha, mengatakan bahwa manasik haji tahun ini menekankan pentingnya penyelenggaraan ibadah haji yang inklusif, ramah bagi jamaah lanjut usia, penyandang disabilitas, serta perempuan.
Iya menambahkan, Di tahun ini adanya perubahan kebijakan nasional terkait penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, di mana sejak tanggal 1 Oktober 2025 pengelolaan pelayanan haji dialihkan kepada Badan Penyelenggara Haji dan Umrah sebagai lembaga khusus yang menangani penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.
Ia juga menjelaskan bahwa kuota jamaah haji Kabupaten Halmahera Utara Tahun 2026 mengalami penyesuaian, dari sebelumnya 95 orang menjadi 17 orang, sejalan dengan pengurangan kuota nasional.
Oleh karena itu, jamaah yang berangkat pada tahap awal diharapkan dapat mempersiapkan diri secara optimal, baik secara fisik, mental, maupun spiritual. Jamaah direncanakan berangkat dari Kabupaten Halmahera Utara menuju Ternate pada tanggal 26 April 2026, selanjutnya menuju Makassar pada tanggal 28 April 2026, dan bertolak ke Jeddah, Arab Saudi, pada tanggal 30 April 2026, serta tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 13.
Pada kesempatan yang sama Bupati Halmahera Utara, melalui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Halmahera Utara menyampaikan bahwa pembinaan manasik haji merupakan agenda rutin Pemerintah Daerah yang dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya meningkatkan kualitas pembinaan dan kesiapan calon jamaah haji.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara juga telah mengusulkan bantuan tambahan biaya bagi jamaah haji serta terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan pihak terkait guna memastikan kelancaran proses pemberangkatan jamaah.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara menegaskan komitmen penuh dalam mendukung seluruh tahapan persiapan jamaah haji, serta mengimbau kepada seluruh calon jamaah haji agar menjadikan kegiatan manasik sebagai sarana memperkuat pemahaman ibadah, mempererat silaturahmi, dan meningkatkan kebersamaan dalam pelaksanaan ibadah haji.
Bimbingan manasik haji diikuti oleh 17 (tujuh belas) calon jamaah haji yang terdiri dari 9 (sembilan) laki-laki dan 8 (delapan) perempuan, dengan peserta termuda berusia 29 tahun dan peserta tertua berusia 77 tahun.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pembekalan materi dan simulasi praktik manasik haji sesuai tuntunan syariat Islam, sehingga jamaah dapat melaksanakan ibadah haji secara mandiri, tertib, dan khusyuk.
Kegiatan ditutup pada pukul 12.45 WIT dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara berharap seluruh calon jamaah haji dapat menjaga kesehatan, meningkatkan kesiapan spiritual, serta menjaga nama baik daerah selama pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.
(Cheni)



















