banner 728x90
BeritaDaerahMaluku UtaraNasionalOtomotifPendidikanRegionalUncategorized

MTs Negeri 2 Kepulauan Sula Lepas Peserta PMTP ke Sofifi

57
×

MTs Negeri 2 Kepulauan Sula Lepas Peserta PMTP ke Sofifi

Sebarkan artikel ini

Potretone.con, Sanana,- MTs Negeri 2 Kepulauan Sula yang berlokasi di Desa Wai Ina, Kecamatan Sulabesi Barat, secara resmi melepas peserta Perkemahan Madrasah Tingkat Provinsi (PMTP) untuk mengikuti kegiatan tingkat provinsi yang dipusatkan di Sofifi, Maluku Utara. Sabtu, (27/12/2025).

Pelepasan peserta ini menjadi momentum penting bagi madrasah dalam mendukung penguatan karakter dan keterampilan kepramukaan peserta didik. PMTP merupakan agenda pembinaan yang menitikberatkan pada nilai kedisiplinan, kepemimpinan, kemandirian, serta kebersamaan antar siswa madrasah se-Provinsi Maluku Utara.

banner 728x90
Dokumentasi : Peserta PMTP untuk mengikuti kegiatan tingkat provinsi 

Panitia pelaksana mengajak seluruh pihak yang memiliki kesempatan untuk hadir langsung di lokasi kemah Kanwil di Sofifi guna memberikan dukungan moral kepada para peserta. Kehadiran pembina, alumni, serta masyarakat diharapkan dapat menambah semangat dan motivasi peserta selama mengikuti rangkaian kegiatan.

Selain itu, dukungan dari pembina Pramuka, sporter, serta senior yang berpengalaman di bidang kepramukaan juga sangat diharapkan dalam bentuk dedikasi, arahan, dan pendampingan kepada adik-adik peserta PMTP.

Dengan dukungan dan doa bersama, peserta PMTP MTs Negeri 2 Kepulauan Sula diharapkan mampu mengikuti kegiatan dengan baik serta membawa pengalaman dan prestasi yang membanggakan bagi madrasah dan daerah.

Sumber: Kepsek MTs Negeri 2 Kepulauan Sula

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Sikap diam Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di PT Mangoli Timber Produsen (MTP) mulai memantik kritik keras. Lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan di bidang tenaga kerja itu dinilai belum menunjukkan keberanian politik untuk membela ribuan pekerja lokal yang diduga kehilangan hak-hak normatifnya.

Berita

Potretone.com, Sanana,- Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Kepulauan Sula menuai kritik keras setelah hingga kini belum juga menyerahkan hasil temuan proyek bermasalah kepada aparat penegak hukum (APH), meski telah melakukan rapat dengar pendapat (RDP), meminta dokumen pelaksanaan anggaran (DPA), hingga turun melakukan uji petik lapangan di sejumlah proyek pemerintah daerah.