banner 728x90
BeritaNasional

Kunjungan Pasar Tumpah Mamasa, Presiden Mengapresiasi Kualitas dan Stabilitas Komoditas

32
×

Kunjungan Pasar Tumpah Mamasa, Presiden Mengapresiasi Kualitas dan Stabilitas Komoditas

Sebarkan artikel ini
Foto : Presiden Berkunjung Ke Pasar Tumpah Mamasa

Potretone.com, Sulbar – Presiden Joko Widodo melaksanakan kunjungan perdan di Kab. Mamasa, Provinsi Sulawesi barat. Selasa (23/4/24).

Berdasarkan informasi yang diterima media Potretone.com, Dalam kunjungan kerja di Kab. Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, Presiden Jokowi langsung menuju pasar tumpah mamasa sekaligus mengecek harga bahan pokok serta infrastruktur pasar.

banner 728x90

Setelah tiba di pasara tumpah mamasa, Presiden Jokowi mengapresiasi kualitas dan stabilitas komoditas yang di pasar tersebut.

“Kualitas dan stabilitas komoditas secara umum di sini, bisa jadi contoh yang baik.”ujar Presiden Jokowi.

Presiden menegaskan, pentingnya pembangunan infrastruktur yang mendukung kegiatan ekonomi lokal.

“Rencana pembangunan pasar yang baru diharapkan dapat memperkuat struktur perdagangan hingga ekonomi lebih baik bagi pedagang dan warga setempat.”harap Presiden Jokowi. (Red)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Sanana,- Aksi demonstrasi yang digelar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Kabupaten Kepulauan Sula untuk menyoroti dugaan kasus-kasus korupsi di daerah berakhir ricuh. Ketua IMM Kepulauan Sula, Prabowo Sibela, mengaku menjadi korban dugaan pemukulan oleh seorang oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat menyampaikan aspirasi di depan Istana Daerah, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Minggu (31/5/2026).

Berita

Potretone.com, Sanana,- Sikap diam Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di PT Mangoli Timber Produsen (MTP) mulai memantik kritik keras. Lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan di bidang tenaga kerja itu dinilai belum menunjukkan keberanian politik untuk membela ribuan pekerja lokal yang diduga kehilangan hak-hak normatifnya.