banner 728x90
BeritaDaerahHukumMaluku UtaraNasionalOtomotifRegionalUncategorized

Kuasa Hukum ZT, Minta Kajari Sula Tahan IS Alias Iskandar

54
×

Kuasa Hukum ZT, Minta Kajari Sula Tahan IS Alias Iskandar

Sebarkan artikel ini

Potretone.com, Sanana,- Kasus hukum dugaan persetubuhan anak di bawah umur di Desa Falabisahaya Kecamatan Mangoli Utara, akhirnya masuk babak baru. Berkas kasusnya suda diserahkan polisi ke Kejaksaan Negeri Kepulauan Sula pada 13 April 2026 dan sekarang masi di periksa apakah suda lengkap (P21) atau belum.

Kasus ini melibatkan tersangka berinisial IS alias Iskandar dan korban ZT yang masi di bawa umur. Meski suda jadi tersangka, IS sampai sekarang belum ditahan.

banner 728x90

Kuasa Hukum Korban, Fadli Wambes, menegaskan  Jaksa agar tidak menunda-nunda penahanan. Menurutnya, aturan hukum suda jelas karena ancaman hukumannya lebih dari lima tahun.

“Kami minta jangan ditunda lagi. Bukti suda cukup, tersangka harus segerah di tahan supaya korban dan keluarga dapat keadilan,” kata Fadli, Kamis, 16 April 2026.

Ia juga menilai penahanan penting agar tersangka tidak kabur atau tidak menghilangkan barang bukti. Selain itu, korban disebut masih merasa tertekan secara psikologis, apalagi jika harus bertemu dengan tersangka.

Kasus ini sebelumnya ramai dibicarakan di Kepulauan Sula, khususnya di Falabisahaya karena korban masi anak-anak, sementara tersangka IS alias Iskandar belum juga ditahan.

Kuasa Hukum berharap kejaksaan Negeri Kepulauan Sula jika berkas suda lengkap, mereka meminta kasus ini langsung di bawah ke pengadilan supaya cepat di proses.

(Ris)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Sanana,- Aksi demonstrasi yang digelar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Kabupaten Kepulauan Sula untuk menyoroti dugaan kasus-kasus korupsi di daerah berakhir ricuh. Ketua IMM Kepulauan Sula, Prabowo Sibela, mengaku menjadi korban dugaan pemukulan oleh seorang oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat menyampaikan aspirasi di depan Istana Daerah, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Minggu (31/5/2026).

Berita

Potretone.com, Sanana,- Sikap diam Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di PT Mangoli Timber Produsen (MTP) mulai memantik kritik keras. Lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan di bidang tenaga kerja itu dinilai belum menunjukkan keberanian politik untuk membela ribuan pekerja lokal yang diduga kehilangan hak-hak normatifnya.