banner 728x90
BeritaDaerah

Ilyas Fokaaya Bantah Klaim Sekdes: Pernyataan 99 Persen Warga Dukung CV. AEMM Adalah Hoaks

83
×

Ilyas Fokaaya Bantah Klaim Sekdes: Pernyataan 99 Persen Warga Dukung CV. AEMM Adalah Hoaks

Sebarkan artikel ini

Sanana, Potretone.com,- Pernyataan Sekretaris Desa (Sekdes) Wailoba, Noho Duwila, yang menyebut bahwa 99 persen warga mendukung keberadaan perusahaan pengelolaan kayu bulat CV. Anugerah Empat Mangoli Mandiri (AEMM) di Desa Wailoba, Kecamatan Mangoli Tengah, dibantah keras oleh tokoh masyarakat Wailoba, Ilyas Fokaaya.

Menurut Ilyas, klaim dukungan hampir seluruh warga terhadap perusahaan tersebut tidak benar dan menyesatkan publik. Ia menegaskan, sampai saat ini pihak perusahaan belum pernah secara resmi duduk bersama atau berdialog dengan masyarakat Wailoba untuk membahas aktivitas perusahaan yang berlangsung di wilayah desa itu.

banner 728x90

“Pernyataan Sekdes itu hoaks. Masyarakat yang mana yang katanya mendukung 99 persen? Kalau yang dimaksud masyarakat Wailoba, itu tidak benar. Sampai sekarang perusahaan belum pernah punya itikad baik untuk bertemu langsung dengan masyarakat,” tegas Ilyas Fokaaya, Senin (10/11/2025).

Ilyas menambahkan, keberadaan CV. AEMM justru tidak memberikan dampak positif atau kesejahteraan nyata bagi warga lokal. Ia mencontohkan, bahkan tenaga kerja seperti ibu dapur pun didatangkan dari luar daerah, tepatnya dari Brukol, bukan memprioritaskan warga setempat.

“Bagaimana bisa dibilang perusahaan ini menopang ekonomi masyarakat, sementara tenaga kerja lokal hampir tidak dilibatkan. Setingkat ibu dapur saja didatangkan dari Brukol, dan warga Wailoba yang bekerja di situ cuma beberapa orang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ilyas juga menyoroti sikap Direktur CV. AEMM, Jawal Fokaaya, yang dinilai kerap menghindar dari pertemuan dengan masyarakat dan lebih memilih melibatkan aparat keamanan setiap kali ada kritik dari warga.

“Saya tegaskan kepada Jawal Fokaaya, jangan menakut-nakuti masyarakat dengan melapor ke pihak keamanan. Kalau memang gentle, datang saja temui masyarakat, biar semua jelas dan terang. Jangan main petak umpet,” ujarnya dengan nada kesal.

Ilyas menegaskan bahwa masyarakat Desa Wailoba tidak menolak pembangunan atau investasi, namun mereka menuntut transparansi, keterlibatan warga lokal, dan tanggung jawab sosial yang nyata dari perusahaan yang beroperasi di wilayah mereka.

“Kami hanya ingin perusahaan hadir dengan niat baik, terbuka, dan melibatkan masyarakat. Jangan datang diam-diam lalu mengklaim semua warga sudah mendukung,” tandas Ilyas Fokaaya. (Ra)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Sikap diam Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di PT Mangoli Timber Produsen (MTP) mulai memantik kritik keras. Lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan di bidang tenaga kerja itu dinilai belum menunjukkan keberanian politik untuk membela ribuan pekerja lokal yang diduga kehilangan hak-hak normatifnya.

Berita

Potretone.com, Sanana,- Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Kepulauan Sula menuai kritik keras setelah hingga kini belum juga menyerahkan hasil temuan proyek bermasalah kepada aparat penegak hukum (APH), meski telah melakukan rapat dengar pendapat (RDP), meminta dokumen pelaksanaan anggaran (DPA), hingga turun melakukan uji petik lapangan di sejumlah proyek pemerintah daerah.