Potretone.com Dumai – Game judi yang terkenal dipinggiran kota Dumai tepatnya di wilayah hukum Polsek Bukit Kapur tampaknya mulai beraktivitas kembali, saat ini membuat pertanyaan publik karena beberapa bulan yang lalu aktifitas game berkedok judi tersebut sudah di suruh tutup oleh pihak penegak hukum namun saat ini beraktifitas kembali, apakah pihak penegak hukum mengizinkan?(16/08/2026).
Jenis Game Judi ketangkasan tersebut sangat merugikan masyarakat sekitar dikarenakan banyak para suami yang menguji uang hasil kerjanya di tempat game tersebut sehingga membuat pertengkaran di dalam rumah tangganya, ini yang membuat polemik di lingkungan masyarakat khususnya di wilayah bukit kapur.
” Siapa ngak resah bang. Uda berbagai cara kami buat untuk menutup operasional judi togel dan tembak ikan ikan di daerah ini. Padahal kami atas nama warga disini telah pernah menyampaikan surat pernyataan keberatan atas operasional judi tembak ikan ikan kepada pihak RT, Kelurahan dan Kecamatan. Tapi sampai sekarang tetap bisa beroperasi dengan mulus.” Ujar salah satu ibu rumahtangga diwilayah tersebut ke awak media.
Para pengusaha yang menitipkan meja judi game tembak ikan tersebut informasi dan dugaan sudah berkoordinasi dengan pihak penegak hukum, RT, Babinkamtibmas dan Babinsa setempat. Hal ini membuat susahnya masyarakat untuk mengusir dikarenakan sudah ada yang mensuport hingga aman dan nyaman beraktifitas. Ada 3 tempat yang terpantau oleh awak media ini, pertama di sepanjang warung warung pinggir jalan rawang pendek, kedua di kelurahan Gurun Panjang dan di depan PT Komodo perusahaan cangkang sebelum tikungan perbatasan Dumai Duri.
Padahal Kapolri sudah menegaskan untuk menutup habis permainan judi ilegal, namun Kota Dumai diduga malah memelihara judi game tembak ikan ilegal pinggiran kota.(Red)


















