PotretOne.com, Sanana,- Proyek pekerjaan rehabilitasi Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula yang berlokasi di Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara, Provinsi Maluku Utara, menuai sorotan tajam. Proyek yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV. Nuril Jaya ini diduga sarat praktik mark up anggaran.
Dugaan tersebut mencuat setelah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Kepulauan Sula, melakukan peninjauan langsung terhadap pekerjaan rehabilitasi yang sedang berjalan.
Merutut Sekretaris Cabang IMM Kepulauan Sula, Suaib Daing nilai anggaran proyek dinilai tidak sebanding dengan volume dan jenis pekerjaan di lapangan.
Pasalnya, proyek rehabilitasi Kantor Dinas Pendidikan tersebut menelan anggaran sebesar Rp 349.643.435, namun pekerjaan yang dikerjakan di lapangan hanya berupa rehabilitasi ringan, dengan volume pekerjaan yang sangat minim.
“Anggarannya begitu fantastis, tapi fakta di lapangan hanya rehab ringan. Ini jelas menimbulkan tanda tanya besar dan patut diduga terjadi mark up,” ungkap Sekretaris Cabang, Suaib Daing. Kepada Wartawan, Rabu (31/12/2025).
Suaib juga mengungkapkan adanya sejumlah kejanggalan, mulai dari minimnya item pekerjaan, kualitas pekerjaan yang dipertanyakan, hingga ketidaksesuaian antara nilai kontrak dan realisasi fisik proyek. Kondisi tersebut dinilai bertentangan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara.
“Ini uang rakyat. Jika hanya pekerjaan ringan, lalu ke mana larinya anggaran ratusan juta rupiah itu?” tegasnya.
Atas temuan tersebut, IMM Cabang Kepulauan Sula mendesak pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula, kontraktor pelaksana, serta instansi pengawas terkait untuk segera memberikan klarifikasi terbuka kepada publik.
Selain itu, IMM juga meminta aparat penegak hukum untuk turun tangan melakukan audit dan penyelidikan guna memastikan tidak adanya penyalahgunaan anggaran.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV. Nuril Jaya maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan mark up tersebut. (RA)



















