banner 728x90
BeritaDaerahMaluku UtaraNasionalOtomotifRegionalUncategorized

Diduga Mark Up, Proyek Rehabilitasi Kantor Dinas Pendidikan Kepulauan Sula Disorot IMM

140
×

Diduga Mark Up, Proyek Rehabilitasi Kantor Dinas Pendidikan Kepulauan Sula Disorot IMM

Sebarkan artikel ini

PotretOne.com, Sanana,- Proyek pekerjaan rehabilitasi Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula yang berlokasi di Desa Pohea, Kecamatan Sanana Utara, Provinsi Maluku Utara, menuai sorotan tajam. Proyek yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV. Nuril Jaya ini diduga sarat praktik mark up anggaran.

Dugaan tersebut mencuat setelah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Kepulauan Sula, melakukan peninjauan langsung terhadap pekerjaan rehabilitasi yang sedang berjalan.

banner 728x90

Merutut Sekretaris Cabang IMM Kepulauan Sula, Suaib Daing nilai anggaran proyek dinilai tidak sebanding dengan volume dan jenis pekerjaan di lapangan.

Pasalnya, proyek rehabilitasi Kantor Dinas Pendidikan tersebut menelan anggaran sebesar Rp 349.643.435, namun pekerjaan yang dikerjakan di lapangan hanya berupa rehabilitasi ringan, dengan volume pekerjaan yang sangat minim.

“Anggarannya begitu fantastis, tapi fakta di lapangan hanya rehab ringan. Ini jelas menimbulkan tanda tanya besar dan patut diduga terjadi mark up,” ungkap Sekretaris Cabang, Suaib Daing. Kepada Wartawan, Rabu (31/12/2025).

Suaib juga mengungkapkan adanya sejumlah kejanggalan, mulai dari minimnya item pekerjaan, kualitas pekerjaan yang dipertanyakan, hingga ketidaksesuaian antara nilai kontrak dan realisasi fisik proyek. Kondisi tersebut dinilai bertentangan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

“Ini uang rakyat. Jika hanya pekerjaan ringan, lalu ke mana larinya anggaran ratusan juta rupiah itu?” tegasnya.

Atas temuan tersebut, IMM Cabang Kepulauan Sula mendesak pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula, kontraktor pelaksana, serta instansi pengawas terkait untuk segera memberikan klarifikasi terbuka kepada publik.

Selain itu, IMM juga meminta aparat penegak hukum untuk turun tangan melakukan audit dan penyelidikan guna memastikan tidak adanya penyalahgunaan anggaran.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV. Nuril Jaya maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan mark up tersebut. (RA)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Sanana,- Aksi demonstrasi yang digelar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Kabupaten Kepulauan Sula untuk menyoroti dugaan kasus-kasus korupsi di daerah berakhir ricuh. Ketua IMM Kepulauan Sula, Prabowo Sibela, mengaku menjadi korban dugaan pemukulan oleh seorang oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat menyampaikan aspirasi di depan Istana Daerah, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Minggu (31/5/2026).

Berita

Potretone.com, Sanana,- Sikap diam Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di PT Mangoli Timber Produsen (MTP) mulai memantik kritik keras. Lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan di bidang tenaga kerja itu dinilai belum menunjukkan keberanian politik untuk membela ribuan pekerja lokal yang diduga kehilangan hak-hak normatifnya.