banner 728x90
BeritaDaerahNasionalPemiluPolitik

Cara Atikoh Ganjar Terapkan Antikorupsi di Keluarga

8
×

Cara Atikoh Ganjar Terapkan Antikorupsi di Keluarga

Sebarkan artikel ini

PotretOne.com, Jakarta – Siti Atikoh Supriyanti membeberkan caranya menerapkan sikap antikorupsi di lingkungan terkecilnya yaitu keluarga. Istri calon Presiden RI 2024 Ganjar Pranowo itu mengatakan, cara yang selalu ia terapkan adalah dengan merasa cukup.

Hal itu disampaikan Atikoh di acara Sarasehan Ibu Bersama Rakyat: Memperingati Hari Antikorupsi, di Jakarta, Sabtu (9/12/2023). Atikoh mengawali ceritanya dengan pengalaman membersamai Ganjar Pranowo.

banner 728x90

Dimulai ketika Ia sering dilobi oleh oknum tertentu yang memiliki kepentingan. Selain itu, kebiasaan Atikoh dan Ganjar yang menolak pemberian juga acapkali dipandang aneh.

“Saya selalu diskusi apa yang boleh dan tidak boleh, apa yang bisa saya lakukan dan tidak boleh saya lakukan saya mengingatkan diri sendiri menginginkan Mas Ganjar, saling mengingatkan juga,” ucapnya.

Di momen diskusi itu pula, Atikoh mengatakan, mereka berdua saling menyampaikan banyak hal. Salah satunya prinsip merasa cukup pada apa yang dimiliki.

“Saya selalu bilang, saya berasal dari keluarga yang sangat-sangat biasa, jadi biasanya saya kalau sama Mas Ganjar ‘ayah kita itu sudah lebih dari cukup, capaian ini beyond our imagination’,” katanya.

Cucu dari KH Hisyam A Karim, pendiri Pondok Pesantren PP Riyadus Sholikhin Kalijaran, Karanganyar, Purbalingga itu mengatakan tak pernah membayangkan akan berada di titik ini.

“Nggak pernah kepikiran saya bisa menjadi istri seorang anggota DPR RI, menjadi istri seorang gubernur, karena kita bener-bener berangkat dari masyarakat yang sangat sederhana,” ujarnya.

Atikoh mengatakan, rumah tangga yang Ia jalani bersama Ganjar sejak awal diniati untuk saling melindungi. Hal itu pun terasa cukup baginya.

Apalagi sebagai manusia, Atikoh menuturkan, secara kebutuhan finansial serta sandang, pangan, dan papan sudah terpenuhi.

“Kita mau cari apa lagi, udah lebih dari cukup. Sekarang waktu kita itu memang bener-bener digunakan, dikembalikan ke masyarakat,” tegasnya. (**)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Sikap diam Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di PT Mangoli Timber Produsen (MTP) mulai memantik kritik keras. Lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan di bidang tenaga kerja itu dinilai belum menunjukkan keberanian politik untuk membela ribuan pekerja lokal yang diduga kehilangan hak-hak normatifnya.