banner 728x90
BeritaDaerahHukumMaluku UtaraNasionalOtomotifRegionalUncategorized

Jaksa Tuntut Terdakwa Kasus Dugaan Persetubuhan di Falabisahaya dengan Hukuman 8 Tahun Penjara

6
×

Jaksa Tuntut Terdakwa Kasus Dugaan Persetubuhan di Falabisahaya dengan Hukuman 8 Tahun Penjara

Sebarkan artikel ini

SANANA,-  Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa Iskandar alias IS dengan pidana penjara selama delapan tahun dalam perkara dugaan persetubuhan yang terjadi di Desa Falabisahaya, Kabupaten Kepulauan Sula.

Tuntutan tersebut dibacakan JPU dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Sanana, Desa Pohea, Kamis (30/7/2026).

banner 728x90

Dalam amar tuntutannya, JPU meminta Majelis Hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan dan menjatuhkan pidana penjara selama delapan tahun.

Sidang pembacaan tuntutan dipimpin oleh Majelis Hakim serta dihadiri Jaksa Penuntut Umum, penasihat hukum terdakwa, dan para pihak yang berkepentingan dalam perkara tersebut.

Setelah pembacaan tuntutan, persidangan akan dilanjutkan dengan agenda penyampaian nota pembelaan (pledoi) dari terdakwa maupun penasihat hukumnya. Selanjutnya, Majelis Hakim akan menggelar sidang pembacaan putusan.

Perkara ini sebelumnya menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sula karena proses penanganannya dinilai berlangsung cukup lama sebelum memasuki tahap penuntutan di pengadilan.

Hingga berita ini ditulis, Majelis Hakim belum menjatuhkan putusan. Dengan demikian, terdakwa masih menjalani proses hukum dan belum dinyatakan bersalah secara berkekuatan hukum tetap.

Pengadilan Negeri Sanana akan melanjutkan pemeriksaan perkara sesuai tahapan persidangan hingga putusan akhir dibacakan.

(Tim-PO)

banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

LAMPUNG SELATAN,- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Desa Suak, Kecamatan Sidomulyo, dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, tertata, aman, dan nyaman melalui Program HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul).
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Egi saat meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Desa HELAU di Desa Suak, Rabu (29/7/2026).

Berita

HALUT,- Pembangunan Jembatan Gantung Tonuo yang menghubungkan Desa Gulo dan Desa Tonuo, Kecamatan Kao Utara, Kabupaten Halmahera Utara, resmi dimulai. Proyek senilai Rp6,7 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut menjadi solusi atas kebutuhan akses transportasi masyarakat yang selama ini bergantung pada rakit untuk menyeberangi sungai. Rabu, (29/7/2026) 

banner 728x90