banner 728x90
banner 728x90
BeritaDaerahMaluku UtaraNasionalOtomotifRegionalUncategorized

GPM Ancam Laporkan PT Amalah ke Kajari Sula, Proyek Tower Merah Putih di Desa Fuata Diduga Tak Beres!

47
×

GPM Ancam Laporkan PT Amalah ke Kajari Sula, Proyek Tower Merah Putih di Desa Fuata Diduga Tak Beres!

Sebarkan artikel ini

Potretone.com, Sanana,- Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Kabupaten Kepulauan Sula mengancam akan melaporkan PT Amalah ke Kejaksaan Negeri (Kajari) Sula terkait dugaan ketidakberesan proyek pembangunan Tower Merah Putih di Desa Fuata, Kecamatan Sulabesi Selatan.

Ancaman laporan ini disampaikan oleh Ahkam Kurniawan Buamona, Sekretaris GPM Kepulauan Sula. Ia menilai proyek tersebut tidak transparan, terutama karena tidak adanya papan proyek yang memuat informasi sumber anggaran, nilai pekerjaan, pelaksana, hingga waktu pelaksanaan.

banner 728x90

Menurutnya proyek tersebut patut dipertanyakan karena dikerjakan tanpa keterbukaan informasi kepada masyarakat.

“PT Amalah akan kami laporkan ke Kajari Sula. Proyek Tower Merah Putih ini diduga tak beres,” kata Ahkam, Minggu (29/3/2026).

Kata Ahkam, proyek pembangunan Tower Merah Putih yang dikerjakan PT Amalah yang berkedudukan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, diduga mengabaikan prinsip transparansi terkait pelaksanaan proyek tersebut. Padahal, setiap pekerjaan yang menggunakan anggaran negara wajib menyampaikan informasi kepada publik melalui papan proyek maupun dokumen pelaksanaan kegiatan.

“Jelas pembangunan proyek tower ini bertentangan dengan regulasi. Kami akan laporkan ke Kajari Sula dan meminta Ombudsman RI Perwakilan Maluku Utara melakukan audit terhadap proyek tersebut,” tegasnya.

Selain melaporkan ke aparat penegak hukum, Ahkam juga berencana mendatangi Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sula selaku Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) untuk meminta penjelasan terkait pengawasan proyek tersebut.

Ahkam menegaskan, minimnya informasi mengenai proyek ini memicu keresahan warga. Masyarakat, kata dia, berhak mengetahui sumber anggaran, nilai proyek, serta pihak yang bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut.

“Pastinya kami akan kawal proyek ini. Aparat penegak hukum akan kami gandeng untuk memastikan pengawasan dan transparansi proyek berjalan sesuai aturan,” pungkasnya.

(Ris)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Rencana audiensi panitia Gabalil Hai Sua (GHS) dengan Bupati Kabupaten Kepulauan Sula dialihkan kepada Wakil Bupati, menyusul arahan langsung dari kepala daerah. Ketua Panitia GHS, H. Faruk Bahan, mengatakan pertemuan tersebut tetap berjalan dan difokuskan pada pembahasan teknis pelaksanaan kegiatan.

banner 728x90