banner 728x90
banner 728x90
BeritaBudayaDaerah

Paguyuban KKMS Periode 2025-2030 Hadir sebagai Wadah Persatuan Masyarakat Makayoa di Kepulauan Sula

131
×

Paguyuban KKMS Periode 2025-2030 Hadir sebagai Wadah Persatuan Masyarakat Makayoa di Kepulauan Sula

Sebarkan artikel ini

Potretone.com Sanana,- Sebuah langkah besar telah lahir dari semangat persaudaraan dan kecintaan pada kampung halaman. Masyarakat Makian-Kayoa yang berdomisili di Kabupaten Kepulauan Sula kini telah resmi memiliki rumah besar bernama Kerukunan Keluarga Makayoa Sula (KKMS), sebuah wadah kekeluargaan dan kebersamaan yang berakar dari budaya, gotong royong, dan nilai-nilai kearifan lokal.

Bertempat di Pantai Wai Ipa beberapa bulan lalu, melalui proses musyawarah mufakat yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, terpilih secara aklamasi seorang pemimpin yang akan menakhodai KKMS, yakni Ramli K. Yacub, S.Pd., M.Si., tokoh muda yang telah banyak mengabdi untuk daerah, baik sebagai mantan Komisioner KPU dua periode maupun sebagai Wakil Ketua PW GP Ansor Maluku Utara.

banner 728x90

Dalam sambutannya pasca terpilih, Ramli menegaskan bahwa KKMS dibentuk bukan hanya sebagai paguyuban formalitas, tetapi sebagai media pemersatu seluruh warga Makayoa, baik yang berasal dari Pulau Sulabesi maupun Pulau Mangoli yang hidup dan menetap di tanah rantau. Dengan beragam latar belakang profesi dan kehidupan sosial, KKMS hadir untuk menyatukan semua dalam semangat kebersamaan dan pembangunan.

“Ini bukan sekadar organisasi, ini adalah ikatan kekeluargaan yang mempersatukan hati dan semangat kita semua untuk terus saling mendukung dan membangun daerah,” tegas Ramli melalui keterangan rilisnya. Rabu, (1/10/25).

Salah satu kegiatan perdana yang telah sukses dilaksanakan adalah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di Gedung Taufik Center, Desa Fatce oleh Bidang Dakwah dan Majelis Taklim KKMS. Kegiatan ini menjadi momentum awal kebangkitan KKMS untuk lebih aktif menyentuh kehidupan sosial dan keagamaan warga Makayoa di Sula.

Saat ini, KKMS sedang menyusun struktur organisasi lengkap, yang meliputi Dewan Penasehat, Dewan Pembina, Pengurus Harian, hingga pembentukan berbagai bidang kerja seperti dakwah, sosial budaya, kepemudaan, hingga pemberdayaan ekonomi.

Dengan semangat “Mode Thapso – Temofumete” yang menjadi identitas khas masyarakat Makayoa, KKMS diharapkan dapat menjadi garda depan dalam merawat persatuan dan menciptakan kontribusi positif di tengah-tengah masyarakat Kepulauan Sula.

KKMS adalah cermin semangat orang Makayoa: yang tetap menjaga akar budaya, menjunjung tinggi nilai kekeluargaan, serta membuka ruang untuk kemajuan bersama. Mari bersatu dalam perbedaan, dan melangkah bersama membangun negeri di tanah rantau yang kita cintai. (Ra)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Angin laut di Pelabuhan Sanana siang itu berembus pelan, seolah ikut membawa kenangan-kenangan lama yang hampir terlupakan. Di antara langkah kaki para penumpang yang turun dari kapal KM. Permata Obi pada 28 April 2026, ada sekelompok orang tua yang berjalan perlahan bukan semata karena usia, tetapi karena mereka sedang memikul sesuatu yang tidak sisa-sisa budaya yang kian menipis dimakan zaman.