Potretone.com, Halut,- Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tobelo menggelar Konferensi Cabang ke-XVIII dan Konsultasi Studi Lokal dengan tema “Potret Keamanan Nasional, Resesi Demokrasi, dan Hilirisasi Buah Kelapa di Halmahera Utara” yang berlangsung di Aula Hotel Greenland Tobelo, Jumat (5/9), pada pukul 15.30 WIT.
Acara dibuka langsung oleh Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, dan dihadiri oleh berbagai tokoh daerah seperti Wakil Bupati Dr. Hi. Kasman, perwakilan TNI-Polri, Ketua KNPI Tobelo Rofi Djini mangale, Pj. Ketua GMKI Tobelo, Edwar, Ketua Cabang GMNI Korneles, serta organisasi mahasiswa lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Dr. Piet Hein Babua mengapresiasi eksistensi GMKI sebagai organisasi kader yang terus berperan dalam menjaga keutuhan bangsa. Ia mengingatkan para kader agar menyampaikan aspirasi dengan etika dan tanpa tindakan anarkis, serta tetap menjunjung nilai kasih yang menjadi dasar GMKI.
“GMKI harus menjadi contoh dalam menyampaikan aspirasi. Tidak dengan membakar fasilitas umum, tetapi lewat dialog dan damai,” pesan Bupati dalam sambutanya.
Terpisah, Wakil Ketua Bidang GMKI Pusat, Weldy Gasong, menegaskan pentingnya etika organisasi dan mengajak kader GMKI untuk tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin merusak stabilitas nasional.
“Kita adalah organisasi yang mengedepankan kasih, bukan kekerasan,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Cabang GMKI Tobelo, Glen Rahamani, menyatakan bahwa GMKI siap menjadi mitra TNI-Polri dalam menjaga ketertiban dan menolak segala bentuk provokasi.
“Kegiatan ini juga menjadi ajang musyawarah untuk memilih ketua cabang GMKI Tobelo yang baru, dengan harapan hasilnya lahir dari demokrasi internal, bukan intervensi senior.”harap, Glen Rahamani. (Cen)



















