Potretone.com Dumai – Isu terkait Wisma Amira sebagai tempat Protitusi online maupun tempat menginapnya anak dibawah umur dan pasangan yang bukan suami istri, sudah bukan cerita rahasia lagi karna masyarakat sekitar wisma sudah sering melihat hal tersebut dan juga sering viral di media sosial.
Hal hal yang pernah terjadi di wisma amira yaitu hilangnya seorang anak gadis yang juga ditemukan di wisma tersebut, tertangkap basah hubungan sepasang kekasi yang bukan suami istri berselingkuh di wisma tersebut dan setiap razia Satpol PP wisma amira sering mengamankan anak dibawah umur yang belum memiliki KTP.
Saat dikonfirmasi pada tanggal 5 agustus 2025 ,pihak yang mengaku sebagai kepala bagian kontrol penginapan tidak mengakui terkait kejadian yang pernah terjadi di wisma tersebut dan pihak tersebut juga membantah terkait masuknya anak dibawah umur ke wisma amira.
Yang anehnya tidak berselang lama pada hari yang sama masuk sepasang kekasih yang benar benar masih dibawah umur, disanalah awak media ini menduga pihak wisma sudah memberikan keterangan palsu. Hingga sepasang sejoli tersebut diamankan oleh Satpol PP kota Dumai yang turun merazia atas laporan dari awak media ini.
Terkait hal tersebut, Panglima Laskar Hulubalang Melayu Bersatu angkat bicara, “Kami akan rapat pengurus LHMB untuk membahas hal ini dan kami juga akan meminta pihak APH kota Dumai untuk memeriksa semua penginapan yang berbau perzinaan, jika memang kedapatan pelanggaran maka kami meminta agar di tindak tegas, “ujar Wan Ade .
Sambungnya lagi, “Baru baru ini viral seorang oknum Guru PNS Sekolah SD kedapatan menginap di tempat penginapan Amira dengan seorang Karyawan Perusahaan Besar di kota Dumai , dan baru baru ini juga kedapatan di lokasi yang sama Anak dibawah umur yang belum mempunyai KTP diziinkan menginap, bahkan ada upaya dari pihak hotel menyembunyikan si anak perempuan yang belum cukup umur agar tidak diketahui Awak media yang ada pada saat itu di wisma amira,
Terkait hal ini, Saya juga sudah mengkonfirmasi langsung dengan Satpol PP, ternyata sudah banyak pelanggaran yang terjadi di Wisma Amira, Jadi Tidak ada Alasan Dinas perizinan untuk tidak bersikap Tegas dan menutup tempat Perzinahan yg sudah jelas jelas membuat gaduh dan resah masyarakat sekitar dan melanggar SOP, “imbuh Panglima LHMB.
Karna perbincangan dipublik sudah menyorot ke wisma amira apakah pihak Dinas Perizinan dan Dinas Pariwisata masih tutup mata?
Masyarakat berharap, pihak Dinas terkait harus mengambil tindakan tegas dan transparan, kalau untuk bukti pelanggaran masyarakat siap menunjukan bukti bukti yang sudah ada.
(red)


















