banner 728x90
banner 728x90
Berita

Konsumen Apresiasi, SPBU Bukit Timah Dumai Berbagi Berkah Di bulan Yang Suci Untuk Para Pengendara

25
×

Konsumen Apresiasi, SPBU Bukit Timah Dumai Berbagi Berkah Di bulan Yang Suci Untuk Para Pengendara

Sebarkan artikel ini

Potretone.com Dumai – Bulan puasa adalah bulan yang penuh berkah setiap umat muslim menjalankannya, dan dapat berbagi kebahagiaan seperti yang dilakukan oleh Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum yang beralamat dijalan Gatot Subroto Bukit Timah berbagi ta’jil untuk berbuka puasa kepada pengendara yang sedang lakukan pengisian BBM. (18/03)

Ratusan paket ta’jil yang berisi minuman dan makanan ringan untuk berbuka puasa disiapkan bagi pelanggan yang sekiranya tidak bisa berbuka puasa di rumah. Pihak SPBU juga berharap, dengan dilaksanakannya kegiatan bagi-bagi takjil dapat meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama di bulan yang pernuh berkah ini.

banner 728x90

“Kegiatan ini kami lakukan dalam rangka berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan. Semoga bisa membantu masyarakat, terutama mereka yang masih dalam perjalanan saat waktu buka tiba,”ujar Ari selaku pengawas SPBU tersebut.

Dia mengatakan konsumen yang sedang mengisi bahan bakar mendapatkan takjil secara gratis tanpa syarat khusus. Hal ini disambut baik para pengendara yang merasa terbantu dengan adanya makanan berbuka puasa.

Salah satu pengendara Rudi, mengapresiasi kegiatan ini, menurutnya hal tersebut sangat bermanfaat.

“Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada pihak SPBU Bukit Timah yang peduli dan membagikan takjil kepada pengendara, semoga dapat bermanfaat bagi penerima,” kata dia.

Berbagi di bulan yang suci di SPBU Bukit Timah ini ternyata sudah berjalan dari awal bulan Suci Ramadhan sampai saat ini dan juga akan berlanjut sampai akhir Ramadhan tanggal 31 Maret 2025. (Red)

 

 

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Angin laut di Pelabuhan Sanana siang itu berembus pelan, seolah ikut membawa kenangan-kenangan lama yang hampir terlupakan. Di antara langkah kaki para penumpang yang turun dari kapal KM. Permata Obi pada 28 April 2026, ada sekelompok orang tua yang berjalan perlahan bukan semata karena usia, tetapi karena mereka sedang memikul sesuatu yang tidak sisa-sisa budaya yang kian menipis dimakan zaman.