banner 728x90
banner 728x90
BeritaDaerahNasionalPendidikanPolitikRegional

PAC PP Medang Kampai Resmi Dikukuhkan

12
×

PAC PP Medang Kampai Resmi Dikukuhkan

Sebarkan artikel ini

Potretone.com Dumai – Sabtu 21 Desember 2024 Majelis Pimpinan Cabang(MPC) Pemuda Pancasila Kota Dumai lakasanakan Rapat Pemilihan Pengurus(RPP) Perwakilan Anak Cabang(PAC) Kecamatan Medang Kampai dan sekaligus RPP IX Ranting Pemuda Pancasila Kelurahan Mundam.

Bertempat di kantor MPC PP Kota Dumai, RPP VIII PAC Medang kampai di laksanakan. Sidang RPP tersebut dipimpin oleh Amir Sihombing Selaku ketua Bidang OKK MPC PP Kota Dumai dan dihadiri Waka 2 Berton Hutauruk, Syahrul Ramadhan selaku Ketua Karateker dan Agus Salim Pane selalu sekretaris Karateker. Dokumentasi, pengukuhan ketua PAC Medang Kampai terpilih

banner 728x90

Dalam pelaksanaan RPP ketua terpilih Lafrinza Idris terpilih secara aklamasi menakhodai PAC Pemuda Pancasila Medang Kampai dengan perolehan dukungan 3 pimpinan Ranting Pemuda Pancasila yaitu Kelurahan mundam, Kelurahan Teluk Makmur dan Kelurahan Pelintung.

Diacara tersebut Wakil Ketua menyampaikan “Kita berharap PAC PP Medang Kampai setelah dikukuhkan agar dapat bersama membesarkan Organisasi dan tetap menjaga kekompakan dan Soliditas sesama anggota, “Ucap Wakil Ketua MPC Berton Hutauruk .

Reza selaku ketua terpilih menyampaikan akan segera rapatkan barisan untuk lakukan pelantikan secepatnya, “Setelah dikukuhkan PAC Medang Kampai akan segera melaksanakan Pelantikan secepatnya dan kami berharap Pemuda Pancasila di Kecamatan Medang Kampai bisa membawa organisasi PP ini kedepan menjadi besar dan maju.”Tutup Reza ketua PAC Medang Kampai.

Editor : Putra

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Angin laut di Pelabuhan Sanana siang itu berembus pelan, seolah ikut membawa kenangan-kenangan lama yang hampir terlupakan. Di antara langkah kaki para penumpang yang turun dari kapal KM. Permata Obi pada 28 April 2026, ada sekelompok orang tua yang berjalan perlahan bukan semata karena usia, tetapi karena mereka sedang memikul sesuatu yang tidak sisa-sisa budaya yang kian menipis dimakan zaman.