banner 728x90
Berita

Kapolres Tampak Optimis Bahwa Pemilu 2024 Akan Berjalan Dengan Lancar dan Damai Di Kabupaten Siak

8
×

Kapolres Tampak Optimis Bahwa Pemilu 2024 Akan Berjalan Dengan Lancar dan Damai Di Kabupaten Siak

Sebarkan artikel ini

Potretone.com Riau – Menyongsong Pilkada Damai 2024, Polda Riau H.Mohammad Iqbal S.I.K., M.H, mengharapkan pengamanan untuk keseluruh jajaran Polres se-Provinsi Riau.

Hal ini seperti Polres Siak yang siap meningkatkan keamanan di berbagai kelurahan dan Desa, hal ini bertujuan untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan Pemilu Damai.(16/10/24)

banner 728x90

Sinergi Polri dalam membantu kelancaran Pilkada serentak 2024 sangat diacungi jempol, karna sampai ke pelosok desa di kabupaten Siak Polripun siap mengamankan bebagai masalah dan keadaan agar kondusif.

Ditambah lagi dengan adanya dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan instansi terkait, Kapolres Siak tampak sangat optimis bahwa Pemilu 2024 akan berjalan dengan lancar dan damai.

“Kami percaya bahwa melalui sinergi dan kerja sama yang solid, Kabupaten Siak akan menjadi contoh pelaksanaan Pemilu yang damai dan demokratis,” tutupnya Asep Kapolres Siak.

(Putra)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Sanana,- Aksi demonstrasi yang digelar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Kabupaten Kepulauan Sula untuk menyoroti dugaan kasus-kasus korupsi di daerah berakhir ricuh. Ketua IMM Kepulauan Sula, Prabowo Sibela, mengaku menjadi korban dugaan pemukulan oleh seorang oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat menyampaikan aspirasi di depan Istana Daerah, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Minggu (31/5/2026).

Berita

Potretone.com, Sanana,- Sikap diam Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di PT Mangoli Timber Produsen (MTP) mulai memantik kritik keras. Lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan di bidang tenaga kerja itu dinilai belum menunjukkan keberanian politik untuk membela ribuan pekerja lokal yang diduga kehilangan hak-hak normatifnya.