banner 728x90
BeritaDaerah

Warga Kecewa: Kabag Suwandi Bukan Urus Tapal Batas Dan Pemekaran Desa, Malah Urus Campur Pilkada Sula

622
×

Warga Kecewa: Kabag Suwandi Bukan Urus Tapal Batas Dan Pemekaran Desa, Malah Urus Campur Pilkada Sula

Sebarkan artikel ini

Potretone.com Sanana (Malut) – Warga di Kab. Kepulauan Sula kecewa, lantaran Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Pemda Kab. Kepulauan Sula Suwandi Gani, bukan mengurus pekerjaan sesuai tupoksinya, tapi malah sibuk mengurus Pilkada Sula.

“Janji dia (Suwandi) kepada masyarakat sekaligus janji Bupati Ningsi, itu persoalan Tapal Batas, Pemekaran Desa Umaga dan Rawa Mangoli, serta Pemekaran Kabupaten Mangoli Raya, kenapa tidak urus masalah tersebut malah urus Pilkada Sula ulang”, sesal Iwan warga Sula yang tinggal di Desa Wai Ipa Kec. Sanana Utara (Minggu, 11/8/2024).

Lagi pula beliau seorang ASN tidak boleh berpolitik praktis, dan jelas itu bukan tupoksi kerjanya, sahut Iwan kecewa.

Sebagai informasi tambahan, Suwandi Gani menjadi perbincangan kala memimpin rapat dengan para kepala desa yang kemudian diduga membahas penjegalan verivikasi faktual untuk bakal pasangan calon perseorangan Ihsan Umaternate-Darwis Gorontalo/ISDA.

Terpisah Suwandi Gani Kabag Pemerintahan masih coba di konfirmasi media ini ke nomor ponsel pribadinya +62 813-1587-XXXX. (Rls)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

POTRETONE.com, SANNANA,- Penanganan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap TAH alias Andini di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, menuai kritik keras dari keluarga korban. Mereka mempertanyakan kinerja Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kepulauan Sula setelah perkara yang disebut telah berjalan sekitar empat bulan itu masih terkendala pemeriksaan saksi dan pengembalian SPDP oleh kejaksaan.

Berita

POTRETONE.com, SANANA,- Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (HPMS) Cabang DKI Jakarta melaporkan Bupati Kepulauan Sula, Hj. Fifian Adeningsih Mus, bersama sejumlah pejabat daerah ke Polres Kepulauan Sula terkait dugaan penguasaan dan pembukaan lahan perkebunan di kawasan Hutan Lindung Pulau Sulabesi, Maluku Utara.