Potretone.com BINJAI – Berbagai macam cara para pengusaha ilegal memanfaatkan keadaan dan kondisi dilapangan, seperti pantauan wartawan dilokasi, Kamis (6/2/2025), terlihat sebuah gudang bahan bakar minyak (BBM) ilegal dengan modus ditulis didinding tembok berwarna hijau dengan tulisan ‘Bengkel las ketok’ dekat pagar pintu seng berwana hitam. Ternyata memang gudang siluman Mafia BBM subsidi, Kemana ya APH Binjai, akankah mereka tau tapi cuma bisa tutup mata?
Gudang tersebut berada di Jalan Megawati, Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Kabupaten Langkat.
Gudang tersebut sudah beroperasi lebih kurang sekitar 4 bulan yang lalu, sejak 9 November 2024 hingga saat ini berjalan mulus tanpa hambatan dan tanpa ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum (APH) khususnya diwilayah hukum Polres Binjai dan Polda Sumatera Utara.
Menurut informasi yang didapat dari sumber yang layak dipercaya menyebutkan, gudang tersebut diketahui atas nama Aam, koordinator lapangan Aan Wahyudi sebagai pengkondisian pihak APH, wartawan dan LSM, kemudian Zul Bacok alias Bacok sebagai Suplayer (pemasok) bahan aceh jenis Konden.
“Setau kami itu atas nama Aam bang. Yang bagian lapangan nya si Aan Wahyudi dialah yang mengkondisikan aparat dan wartawan. Kalau untuk pemasok minyak konden nya setau kami panggilannya Bacok gitu bang, kami pun kurang jelas gitu la kami cuma sebagai anggota kerja aja disini bang,” ucap salah satu pekerja dan diamini oleh supir Jenis L300 yang mengangkut BBM dalam jerigen itu.
Bukan hanya itu, Mobil pertamina warna Merah Putih juga sering masuk kedalam gudang tersebut diwaktu Jam tertentu, mulai dari Pagi, Siang dan Malam Hari.
“Kalau mobil tangki pertamina yang warna Merah Putih juga sering kencing digudang ini bang, supir-supir tangki itu sering bilang Fasing,” cetusnya lagi sambil meninggalkan awak media didekat lokasi tersebut.
Dan kuat dugaan sebelum aktivitas gudang tersebut mulai, pihak pemilik atau koordinator gudang sudah ketok pintu ke pada pihak RT, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Koramil dan polsek agar bisa beraktivitas dulu sampai bisa mengkondisikan yang lebih atas.
Terpisah, Dirkrimsus Poldasu yang baru dilantik Kombes Pol Rudi Rifani ketika dikonfirmasi terkait Gudang BBM Ilegal di Jalan Megawati Binjai tersebut berjanji akan segera menindaklanjutinya.
“Trima kasih informasinya, akan segera kami tindaklanjuti dan sikat,” janjinya.
Diminta Polda Sumut atau Polres Binjai agar dapat menindak lanjuti tempat tersebut jangan sampai masayarakat Menduga APH terlibat terkait aktifitas penampungan BBM ilegal di Binjai ini.
(red)










