MALUT, POTRETONE.com, – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Halmahera Utara, kembali mewarnai semangat kreativitas, persatuan, dan perjuangan generasi muda pada Festival Sumpah Pemuda. Kegiatan tersebut berlangsung di depan Kantor Bupati Halmahera Utara, sekitar pukul 14.00 WIT, Rabu (28/10/2026).
Festival yang digelar dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda ke 98, dengan tema “Pemuda sebagai Pelopor Perubahan, Merawat Persatuan, Melawan Ketidakadilan, dan Mewujudkan Cita-Cita Kemerdekaan.”
Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menampilkan kreativitas, mengasah kemampuan intelektual, serta menyuarakan gagasan tentang keadilan dan masa depan bangsa.
Tema yang diangkat menegaskan pentingnya peran pemuda sebagai kekuatan perubahan yang tidak hanya menjaga persatuan, tetapi juga memiliki keberanian untuk berpikir kritis dan merespons berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.
Pada momentum hari sumpah pemuda ke 98, berbagi jenis perlombaan yang digelar dalam festival, mulai dari lomba baca puisi, tingkat umum, lomba pidato tingkat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), hingga lomba debat dan cerdas cermat tingkat SMA/SMK.
Kegiatan kali ini menjadi menjadi wadah bagi peserta untuk mengembangkan potensi, melatih keberanian berbicara di depan publik, serta membangun kemampuan berpikir kritis dan argumentatif para generasi muda di Halmahera Utara.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin Ketua DPC GMNI Halmahera Utara, Korneles Tobelo, bersama Sekretaris DPC, Koce Laurensye Popa.
Sementara itu, Dwiki Natalino Hariawang bertindak sebagai ketua panitia, Farel Kalvin sebagai sekretaris panitia, dan Charla Kololi sebagai bendahara.
Festival Sumpah Pemuda tersebut turut dihadiri Yoris Maningello, S.IP., Kepala Bidang Prestasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Halmahera Utara, yang hadir sebagai perwakilan pemerintah daerah.
Adapun proses penilaian perlombaan melibatkan tiga orang juri, yakni Yosafat Kotalaha, S.AP., M.Si.; Ferdi Rudolf Pangkey, S.I.P.; dan Linda Kelmanutu, S.H., M.H.
Keterlibatan tim juri menjadi bagian dari upaya menjaga proses penilaian sesuai dengan kriteria pada setiap kategori perlombaan.
Dalam kategori baca puisi, Anggriani Kansil berhasil meraih juara pertama, disusul Gladis Sipayung sebagai juara kedua dan I Made Indra Pratama Yuda sebagai juara ketiga.
Sementara itu, pada kategori pidato, Novensia K. Tutudu meraih juara pertama, Ulan Apana menempati posisi kedua, dan Odennov Waturu meraih juara ketiga.
Untuk kategori cerdas cermat, SMAN 1 Halmahera Utara tercatat dalam data perolehan juara yang diterima redaksi. Namun, rincian lengkap peringkat dan nama pemenang masih perlu dikonfirmasi kepada panitia.
Selain menjadi ajang kompetisi, Festival Sumpah Pemuda juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarkader, senior, dan alumni GMNI.
Ketua DPD PA-GMNI Provinsi Maluku Utara, Benyamin Riscky Ajawaila, S.H., disebut sebagai tokoh senior organisasi sekaligus tamu undangan dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran unsur senior dan alumni diharapkan dapat memperkuat proses kaderisasi serta mendorong generasi muda untuk terus menjaga nilai perjuangan, integritas, dan tanggung jawab sosial.
Bagi GMNI Halmahera Utara, semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui tindakan nyata. Kreativitas, pemikiran kritis, solidaritas, dan keberanian memperjuangkan keadilan menjadi bagian penting dari kontribusi generasi muda dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Melalui festival ini, DPC GMNI Halmahera Utara menegaskan komitmennya untuk mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan dan kepedulian terhadap persoalan sosial.
Dengan semangat “Satu Komando, Satu Tujuan, Indonesia”, generasi muda diharapkan terus merawat persatuan, memperkuat solidaritas, dan mengambil peran aktif dalam memperjuangkan cita-cita kemerdekaan.
(Chen)

















