PotretOne.com Halteng,- Gereja Katolik St. Petrus Lelilef Sawai menggelar kegiatan Rekoleksi dan Fellowship dalam rangka memperingati Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Yesus adalah Guru yang Penuh Kuasa” itu diikuti berbagai elemen umat Gereja Katolik St. Petrus Lelilef Sawai.
Tema tersebut merupakan tema nasional BKSN 2026 yang mengajak umat untuk semakin mengenal, mencintai, dan menghidupi Kitab Suci dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipersembahkan oleh R.P. Cristoforus Cruce, MSC.
Dalam homilinya, Pastor Cruce mengajak umat untuk melakukan introspeksi diri sebelum menilai atau menyalahkan orang lain.
“Sebelum memulai menyalahkan orang lain, hendaklah kamu melihat diri kamu sendiri, karena lebih besar balok di matamu daripada selumbar di seberang,” ujar Pastor Cruce, mengutip pesan dalam Kitab Suci.
Pesan tersebut menjadi refleksi bagi umat agar Sabda Allah tidak hanya dibaca, tetapi juga menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Diikuti berbagai elemen gereja
Rekoleksi dan Fellowship tersebut melibatkan perwakilan dari berbagai kelompok dalam kehidupan menggereja.
Mereka yang hadir antara lain pengurus gereja dan pengurus stasi, Orang Muda Katolik (OMK), SEKAMI, hingga perwakilan Pemuda Katolik.
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kecintaan umat terhadap Kitab Suci sekaligus mendorong kebiasaan membaca Alkitab secara rutin.
Perwakilan OMK Lelilef, Arkhiles Maweikere, mengatakan kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi umat untuk belajar membangun sikap yang tepat terhadap Kitab Suci.
“Hari ini kita mau berkumpul bersama untuk belajar bagaimana sikap kita terhadap Alkitab setiap hari, karena memang kita punya tugas untuk membaca Alkitab setiap hari,” kata Arkhiles.
Menurut dia, membaca Kitab Suci perlu menjadi bagian dari kehidupan umat, bukan hanya dilakukan ketika mengikuti kegiatan gereja.
Sementara itu, Sekretaris Stasi Lelilef, Rocky Ratuanak, berharap kegiatan tersebut dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan iman para peserta.
“Kami berharap agar peserta yang ikut bisa bertumbuh imannya dan berbuah tindakan nyata,” ujar Rocky.
Ia berharap pesan yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, lingkungan gereja maupun masyarakat.
Rocky juga berharap kegiatan pendalaman iman seperti ini dapat lebih sering dilaksanakan dengan menghadirkan pembicara yang kompeten.
Menurut dia, kegiatan semacam itu dapat menjadi ruang bagi umat untuk memperdalam iman sekaligus menumbuhkan semangat pelayanan.
“Harapannya, semakin banyak benih yang ditaburkan melalui kegiatan-kegiatan seperti ini sehingga dapat bertumbuh dan menghasilkan buah,” katanya.
Melalui momentum BKSN 2026, Gereja Katolik St. Petrus Lelilef Sawai berharap umat semakin dekat dengan Kitab Suci dan mampu menjadikan Sabda Allah sebagai dasar dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, kecintaan terhadap Alkitab tidak berhenti pada kegiatan membaca dan mendengarkan, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata yang mencerminkan nilai-nilai Injil.




















