banner 728x90
banner 728x90
BeritaDaerahNasionalPemiluPolitik

Ketua KPPS, Isahar Bajumbul : PSU Desa Tabona Berjalan Aman Dan Lancar

38
×

Ketua KPPS, Isahar Bajumbul : PSU Desa Tabona Berjalan Aman Dan Lancar

Sebarkan artikel ini

PotretOne.com, Taliabu – Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di tempat pemungutan suara (TPS) 01 Desa Tabona, Kecamatan Tabona, Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara, pada hari sabtu pukul : 07.00 s/d 13.00 WIT, berjalan lancar sampai pada perhitungan suara.

Hal ini disampaikan oleh Ketua KPPS, TPS 01, Isahar Bajumbul kepada media PotretOne.com, Senin, (26/2/24). Ia menyampaikan, Proses pemungutan suara hingga penghitungan berjalan aman dan lancar. Masyarakat pun juga tetap antusias dan menyaksikan langsung penghitungan suara sampai selesai.

banner 728x90

“Alhamdulillah prosesnya suda selesai dan berjalan lancar, penghitungan pun sudah berakhir. logistik segera di geser ke panitia pemilihan tingkat desa untuk diteruskan ke tingkat kecamatan,”ungkapnya.

Isahar Bajumbul juga mengatakan, Jumlah pemilih TPS 01 Desa Tabona Kecamatan Tabona Kabupaten Pulau Taliabu, sebanyak 194 sedangkan partisipasi yang hadir untuk memilih sebanyak 145 orang.

“Jumlah suara Pengguna Hak pilih dalam DPT, DPTB dan DPK, total keseluruhan yang berpartispasi sebanyak 136 suarah sah dan jumlah suarah tidak sah atau rusak sebanyak 9 suarah, total secara keseluruhan suarah sah dan tidak sah sebanyak 145 suara,”tutupnya. (Uki)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Kasus dugaan persetubuhan anak di bawah umur di Desa Falabisahaya Kecamatan Mangoli Utara, akhirnya masuk babak baru. Berkas kasusnya suda diserahkan polisi ke Kejaksaan Negeri Kepulauan Sula pada 13 April 2026 dan sekarang masi di periksa apakah suda lengkap (P21) atau belum. 

Berita

Potretine.com, Sanana,- Proyek pembangunan tower di Desa Buya, Kecamatan Mangoli Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula, kini disorot tajam oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD setempat. Proyek bernilai lebih dari Rp3 miliar itu diduga kuat tidak menjalankan prinsip transparansi setelah ditemukan tidak adanya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan. Selasa, (14/4/2026).