banner 728x90
BeritaDaerahMaluku UtaraNasionalOtomotifPolitikRegionalUncategorized

Pesan Tegas Bahlil di Musda VI: Jangan Ada Perpecahan, Golkar Harus Solid

28
×

Pesan Tegas Bahlil di Musda VI: Jangan Ada Perpecahan, Golkar Harus Solid

Sebarkan artikel ini

Potretone.com, Malut,- Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Provinsi Maluku Utara tahun 2026 resmi digelar di Bela Hotel Internasional, Kota Ternate, pada Minggu (12/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus serta kader Partai Golkar dari berbagai kabupaten/kota di Maluku Utara. Musda ini menjadi momen penting, bukan cuma soal pilih pemimpin, tapi juga ajang memperkuat barisan partai ke depan.

banner 728x90

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan soliditas internal partai.

Ia mengingatkan agar seluruh kader tetap mengedepankan musyawarah mufakat dalam setiap pengambilan keputusan.

“Saya janji kepada semua, kita harus satu dan saling setuju. Yang kedua, tidak boleh ada yang dikeluarkan atau dipecat-pecat, tidak boleh,”tegas Bahlil di hadapan peserta Musda.

Dengan gaya bicara yang lugas, Bahlil juga mengingatkan bahwa kekuatan Golkar itu ada di kekompakan. Kalau kader mulai jalan sendiri-sendiri, ya susah juga partai mau maju.

“Golkar ini tidak akan bisa bersatu kalau tidak solid,” pungkasnya.

Dalam Musda VI tahun 2026, proses pemilihan berlangsung secara aklamasi. Alien Mus resmi terpilih sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Maluku Utara. Terpilihnya Alien Mus mencerminkan kuatnya dukungan kader yang ingin melihat Golkar makin kompak dan punya daya saing di daerah.

Bisa dibilang, keputusan ini bukan sekadar formalitas, tapi hasil kesepakatan bersama yang menunjukkan bahwa kader Golkar di Maluku Utara lagi satu frekuensi.

Musda VI tahun 2026 ini diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang kuat sekaligus mempererat konsolidasi internal partai, apalagi menjelang berbagai agenda politik ke depan di wilayah Maluku Utara.

(Ris)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Sikap diam Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di PT Mangoli Timber Produsen (MTP) mulai memantik kritik keras. Lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan di bidang tenaga kerja itu dinilai belum menunjukkan keberanian politik untuk membela ribuan pekerja lokal yang diduga kehilangan hak-hak normatifnya.