banner 728x90
Berita

H. Andri Riza Caniago, S.H., M.H.C.M.C Diamanahkan Menjadi Ketua DPP Caniago Riau Periode 2025-2030

41
×

H. Andri Riza Caniago, S.H., M.H.C.M.C Diamanahkan Menjadi Ketua DPP Caniago Riau Periode 2025-2030

Sebarkan artikel ini

Potretone.com Riau – Dari 7 Kabupaten Kota masyarakat Suku Caniago menghadiri pemilihan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Caniago Riau berlangsung lancar di kantor PT Gardapati noesantara yang beralamat di jalan Serayu Kota Pekanbaru Riau.

Di acara ini turut hadir para petinggi Ninik Mamak Suku Caniago , jajaran Caniago Riau Pekanbaru, jajaran Caniago Riau Dumai, jajaran Caniago Riau Bengkalis, jajaran Caniago Riau Siak, jajaran Caniago Riau Kampar, jajaran Caniago Riau Inhu dan jajaran bundo kanduang Caniago Riau Pelalawan.

banner 728x90

Dokumentasi Formatur yang mengatur dan menghitung suara pemilihan Ketua DPP Caniago Riau

Hasil pemilihan bersama dari suara 7 Kabupaten Kota H. Andri Riza Caniago, S.H., M.H.C.M.C 100% mendapatkan amanah menduduki sebagai Ketua Umum DPP Caniago Riau periode 2025-2030.

Dokumentasi, hasil suara pemilihan dari 7 Kabupaten/Kota

Tujuh DPD Caniago Riau dari Kabupaten/Kota se-Riau yakni Kota Pekanbaru, Dumai, Bengkalis, Indragiri Hulu, Pelalawan, Siak,Kampar ,yang hadir mensuport untuk kemajuan Caniago Riau khususnya masyarakat Suku Caniago yang berada di Provinsi Riau.

“Semoga terpilihnya H. Andri Riza atau yang sering kami sapa dengan panggilan Uda Riri, dapat mengangkat nama baik Suku Caniago di Riau terkhususnya yang tergabung di Caniago Riau,” ujar salah satu bundo kanduang Caniago yang hadir. 

Dokumentasi,pidato Uda Riri selalu Ketua Terpilih 

Ketua terpilih menyampaikan, “Manjapuik nan tingga, mangumpuakan nan taserak, serta membuat perubahan untuk kemajuan paguyuban suku Caniago Riau sesuai dengan AD/RT, “harap Uda Riri saat pidatonya.

Perlu diketahui, Suku Caniago sendiri merupakan salah satu kelompok suku tertua dari Provinsi Sumatera Barat yang terus menjaga nilai-nilai budaya dan kekerabatan di tanah rantau, Suku Caniago adalah salah satu suku yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Suku ini merupakan salah satu suku induk dalam sistem adat Minangkabau, bersama dengan suku Bodi, Koto, dan Piliang. Suku Caniago dikenal dengan falsafah hidup demokratis dan menjunjung tinggi musyawarah (mufakat).

“Ini akan menjadi awal yang baik dan kita bersama juga sudah memilih kepemimpinan yang terbaik dan semoga acara yang di laksanakan di 10 Muharram 1447H ini menjadikan titik awal kebangkitan Caniago Riau di Provinsi Riau, ” ujar Fauzan, S.E(Ketua Formatur) saat diwawancarai awak media ini.

Ditambahkan Wakil Ketua Formatur, “Kami sampaikan juga pemilihan saat ini tidak ada setingan murni dari permintaan keluarga besar Caniago dari Kabupaten atau Kota yang hadir pada saat ini. Harapan kami dari formatur berjalannya sistem dari Caniago Riau ini untuk menyatukan dunsanak kita yang ada di Riau, bahwa kami Ba dunsanak tidak mungkin dipisahkan, kedepannya dengan adanya Caniago Riau kita Ba dunsanak kita kompakkan niat kita bersatu bersama, ” imbuh Yulia Putra Caniago, S.E saat diwawancarai.

Dokumentasi, ucapan selamat kepada Ketua terpilih 

 

 

 

 

Dokumentasi, Bundo Kanduang Caniago Riau

Dokumentasi,Foto bersama keluarga besar Caniago Riau

Dipenghujung acara Ketua terpilih saat diwawancarai menyampaikan harapan kedepannya Caniago Riau, “Kita ada Program untuk Dunsanak semua dan yang pastinya tidak menyangkut dengn politik(dan kita juga tekankan juga kepada seluruhnya kita tidak ada bersangkutan dengan politik), setiap pengurus saya mintak siapkan waktu dan tenaga. Dan kita akan membantu untuk pembentukan Caniago Riau, bagi yang sudah koordinasi ke kita Dewan Pimpinan Pusat, ” imbuh Uda Riri ke awak media ini.

Editor : Putra

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Sikap diam Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di PT Mangoli Timber Produsen (MTP) mulai memantik kritik keras. Lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan di bidang tenaga kerja itu dinilai belum menunjukkan keberanian politik untuk membela ribuan pekerja lokal yang diduga kehilangan hak-hak normatifnya.

Berita

Potretone.com, Sanana,- Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Kepulauan Sula menuai kritik keras setelah hingga kini belum juga menyerahkan hasil temuan proyek bermasalah kepada aparat penegak hukum (APH), meski telah melakukan rapat dengar pendapat (RDP), meminta dokumen pelaksanaan anggaran (DPA), hingga turun melakukan uji petik lapangan di sejumlah proyek pemerintah daerah.