banner 728x90
BeritaDaerahOpini

APBD Terendah Di Malut, Aliong Mampu Menjaga Keseimbangan Pembangunan Di Kabupaten Pulau Taliabu

42
×

APBD Terendah Di Malut, Aliong Mampu Menjaga Keseimbangan Pembangunan Di Kabupaten Pulau Taliabu

Sebarkan artikel ini
Ketua Bravo Family Kab. Kepulauan Sula, Fahrul Pora

Potretone.com, Malut – Kabupaten Pulau Taliabu telah berusia 11 Tahun pada 2024, meski baru berusia 11 tahun Kabupaten Pulaua Taliabu ini telah berhasil beberbenah dalam berbagai bidang baik infrastruktur dan sumberdaya manusia serta fasilitas penunjang lainnya.

Meskipun H. Aliong Mus telah berhasil membangun Kabupaten Taliabu, namun masi ada sejumlah akun media sosial yang sering mengunggah sisi negatif kondisi Kabupaten Pulau Taliabu.

banner 728x90

Terkait dengan hal itu, Ketua Relawan Rravo Famili Fahril Pora, mengatakan apa yang mereka sampaikan di media sosial itu mereka tidak melihat dengan kondisi keuangan Kabupaten Pulau Taliabu. Mereka hanya melihat sisi negatfi dari Bupati Kab. Pulau Taliabu saat ini.

“Untuk itu kami menilai Aliong Mus mampu menjaga keseimbangan pembangunan baik infrastruktur, sumber daya manusia dan fasilitas lainnya yang ada di Taliabu,”ucapnya.

Dia menambahkan, perlu kita ketahui bersama bahwa hambatan yang di hadapi oleh pemerintahan Aliong Mus di Taliabu adalah luas wilayah yang cukup luas.

Lanjut Fahril, Kemudian di wariskan infrastruktur yang nihil oleh Maluku Utara dan kepulauan saat itu, masa pemerintahan Aliong Mus di periode pertama dihadapkan pada covid 19, sedangkan di periode kedua di hadapkan dengan masa jabatan yang singkat.

“Akan tetapi meskipun begitu, pembukaan badan jalan, pembangunan jalan dan jembatan tetap berjalan secara bertahap” ungkap enti, sapaan akrab. (RA)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Sanana,- Aksi demonstrasi yang digelar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Kabupaten Kepulauan Sula untuk menyoroti dugaan kasus-kasus korupsi di daerah berakhir ricuh. Ketua IMM Kepulauan Sula, Prabowo Sibela, mengaku menjadi korban dugaan pemukulan oleh seorang oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat menyampaikan aspirasi di depan Istana Daerah, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Minggu (31/5/2026).

Berita

Potretone.com, Sanana,- Sikap diam Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sula terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan di PT Mangoli Timber Produsen (MTP) mulai memantik kritik keras. Lembaga legislatif yang memiliki fungsi pengawasan di bidang tenaga kerja itu dinilai belum menunjukkan keberanian politik untuk membela ribuan pekerja lokal yang diduga kehilangan hak-hak normatifnya.