banner 728x90
banner 728x90
BeritaDaerahMaluku UtaraNasionalOtomotifProvinsi Sorong SelatanRegionalUncategorized

Idul Fitri 1447 H Ditetapkan Muhammadiyah, Seruan Persatuan Menggema hingga Kepulauan Sula

35
×

Idul Fitri 1447 H Ditetapkan Muhammadiyah, Seruan Persatuan Menggema hingga Kepulauan Sula

Sebarkan artikel ini

Potretone.com, Sanana,- Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan tersebut didasarkan pada keputusan Musyawarah Nasional XXXII Tarjih Muhammadiyah yang menetapkan penggunaan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) sebagai pedoman penentuan awal bulan hijriah secara global.

Dengan sistem tersebut, Muhammadiyah menggunakan pendekatan astronomi modern untuk menentukan awal bulan hijriah. Metode ini memungkinkan umat Islam di berbagai belahan dunia memiliki acuan waktu yang sama dalam memulai bulan baru, termasuk dalam merayakan Idulfitri.

banner 728x90

Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hamim Ilyas, menjelaskan bahwa KHGT menggunakan parameter astronomis yang berlaku secara global sehingga penentuan kalender Islam tidak lagi bergantung pada batas wilayah negara.

Menurut dia, seluruh kriteria astronomi untuk penetapan awal Syawal 1447 Hijriah telah terpenuhi. Bahkan, waktu fajar di Selandia Baru pada Kamis Kliwon, 19 Maret 2026 pukul 16.50.02 UTC menunjukkan bahwa syarat utama KHGT telah terpenuhi sebelum pergantian hari secara universal.

Kabar penetapan Idulfitri ini juga sampai ke daerah-daerah, termasuk di Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara. Karteker Pemuda Muhammadiyah Kepulauan Sula, Mohammad Ridha Bafagih, mengajak warga Muhammadiyah menyambut Idulfitri dengan hati yang bersih dan semangat kebersamaan.

“Idulfitri bukan sekadar penanda berakhirnya puasa Ramadan, tetapi juga momentum memperkuat ukhuwah, menumbuhkan kepedulian sosial, dan mempererat persatuan umat,” ujarnya.

Ridha menambahkan, dari pulau-pulau kecil di Kepulauan Sula hingga berbagai penjuru dunia, gema takbir diharapkan menjadi pengingat bahwa Islam selalu mengajarkan kedamaian, kebersamaan, serta harapan bagi masa depan umat yang lebih baik.

Momentum Idulfitri tahun ini, kata dia, diharapkan tidak hanya menjadi perayaan spiritual, tetapi juga memperkuat solidaritas masyarakat di tengah berbagai tantangan kehidupan sosial.

(RA)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Potretone.com, Sanana,- Aroma dugaan korupsi mulai tercium dari Desa Waigai, Kecamatan Sulabesi Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang seharusnya menjadi hak penuh masyarakat diduga “disunat”, sementara sejumlah proyek desa bernilai ratusan juta rupiah disinyalir bermasalah, bahkan terindikasi fiktif.

banner 728x90