banner 728x90banner 728x90
BeritaDaerahMaluku UtaraNasionalOtomotifRegionalUncategorized

Empat Siswa SMA Negeri 1 Kepulauan Sula Dapat Apresiasi Usai Ikuti Pidato AHY Muda

24
×

Empat Siswa SMA Negeri 1 Kepulauan Sula Dapat Apresiasi Usai Ikuti Pidato AHY Muda

Sebarkan artikel ini

SANANA,- Empat siswa SMA Negeri 1 Kepulauan Sula mendapat apresiasi setelah mengikuti ajang Pidato AHY Muda yang digelar DPC Partai Demokrat Kepulauan Sula dalam rangka memperingati HUT Partai Demokrat ke-25.

Kegiatan tersebut berlangsung di SMA Negeri 1 Kepulauan Sula. Ajang ini menjadi ruang bagi pelajar untuk menyampaikan gagasan sekaligus melatih keberanian berbicara di depan publik.

banner 728x90

Keempat siswa yang mengikuti Pidato AHY Muda yakni Oktiyanti, M. Alfarabi Umaternate, Alda Makian, dan Serliyanti.

Mereka mendapat apresiasi dari anggota DPRD Kepulauan Sula dari Fraksi Partai Demokrat. Apresiasi juga diberikan pihak sekolah sebagai bentuk penghargaan atas keberanian dan partisipasi mereka dalam kegiatan tersebut.

Kepala SMA Negeri 1 Kepulauan Sula, Saida Daeng Hanaf, mengatakan pihak sekolah bangga dengan keberanian keempat siswanya tampil dan menyampaikan gagasan di hadapan publik.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada keempat peserta didik hebat kami dari SMA Negeri 1 Kepulauan Sula yang telah mengikuti Pidato AHY Muda. Di antaranya Oktiyanti, M. Alfarabi Umaternate, Alda Makian, dan Serliyanti,” kata Saida, Kamis, (13/8/2026).

Menurut Saida, keikutsertaan siswa dalam ajang tersebut tidak hanya berkaitan dengan kompetisi. Kegiatan itu juga menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk membangun kepercayaan diri dan kemampuan menyampaikan gagasan secara kritis.

“Semangat kalian dalam menyuarakan gagasan tentang pentingnya memajukan ekonomi dari desa kecil yang terpencil, bahwa keterpencilan bukan berarti harus tertinggal, menegakkan keadilan, serta menjaga demokrasi pada ajang Pidato AHY Muda sungguh membanggakan dan menginspirasi,” ujarnya.

Ia menilai, keberanian siswa mengangkat persoalan pembangunan di wilayah terpencil menunjukkan adanya kepedulian generasi muda terhadap kondisi masyarakat dan masa depan daerah.

Saida berharap pengalaman tersebut dapat menjadi modal bagi keempat siswa untuk terus mengembangkan kemampuan public speaking.

“Teruslah mengasah kemampuan public speaking atau berbicara di depan umum. Jangan takut menyampaikan ide dan gagasan selama disampaikan dengan cara yang baik, berdasarkan pengetahuan, serta memiliki tujuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,”katanya.

Ia juga berpesan agar para siswa tidak menjadikan kegiatan tersebut hanya sebagai pengalaman mengikuti perlombaan.

Sebaliknya, pengalaman itu diharapkan menjadi pijakan untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani mengambil peran dalam berbagai kegiatan positif.

“Jadikan pengalaman ini sebagai batu loncatan untuk terus berkarya bagi bangsa. Tetaplah menjadi generasi muda yang cerdas, kritis, berintegritas, dan membawa energi positif bagi sesama,” pungkas Saida.

Pihak sekolah berharap keikutsertaan empat siswa tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya di Kepulauan Sula untuk berani tampil, menyampaikan gagasan, serta mengembangkan kemampuan dan prestasi di berbagai bidang.

Ajang Pidato AHY Muda pun diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi, tetapi menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk membangun karakter, keberanian, kepedulian sosial, dan kemampuan berpikir kritis.

(Ris)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

SANANA,- Polemik pemerintahan Desa Wailoba, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula, kembali mencuat ke permukaan. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kepala Bagian Pemerintahan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), serta Inspektorat Kabupaten Kepulauan Sula, Selasa (4/8/2026), Anggota Komisi I DPRD Kepulauan Sula, Masmina Ali Umacina, melontarkan sejumlah pernyataan yang mengundang perhatian.

banner 728x90