HALUT,- Pembangunan Jembatan Gantung Tonuo yang menghubungkan Desa Gulo dan Desa Tonuo, Kecamatan Kao Utara, Kabupaten Halmahera Utara, resmi dimulai. Proyek senilai Rp6,7 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tersebut menjadi solusi atas kebutuhan akses transportasi masyarakat yang selama ini bergantung pada rakit untuk menyeberangi sungai. Rabu, (29/7/2026)
Pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil usulan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara yang dipimpin Bupati Dr. Piet Hein Babua, M.Si., bersama Wakil Bupati Dr. Kasman Hi. Ahmad, S.Ag., M.Pd., kepada Kementerian Pekerjaan Umum.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Halmahera Utara, William Yesayas, mengatakan jembatan sepanjang 60 meter dengan konstruksi tipe rigid itu dikerjakan oleh Balai Pelaksana Jalan dan Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum.
“Proyek ini merupakan hasil usulan Bupati Halmahera Utara kepada Kementerian Pekerjaan Umum yang kemudian mendapat dukungan dari Anggota DPR RI Komisi V, Irine Yusiana Roba Putri, sehingga memperoleh alokasi pendanaan melalui APBN,” kata William.
Ia menjelaskan, pekerjaan saat ini telah memasuki tahap pelaksanaan. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mempercepat distribusi hasil pertanian dan perikanan dari kawasan Kao Utara.
Selain itu, infrastruktur tersebut juga diproyeksikan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan akses terhadap berbagai layanan publik.
Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi hingga proyek tersebut dapat direalisasikan.
Ia mengucapkan terima kasih kepada Balai Pelaksana Jalan dan Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum, Anggota DPR RI Komisi V Irine Yusiana Roba Putri, Dinas PUPR Halmahera Utara, Pemerintah Kecamatan Kao Utara, serta pemerintah desa yang terus mengawal proses pengusulan hingga pembangunan dimulai.
“Pembangunan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Semoga pelaksanaannya berjalan lancar dan selesai sesuai target sehingga manfaatnya segera dirasakan warga,” ujar Piet.
Sementara itu, Camat Kao Utara, Novy Paparang, mengatakan masyarakat Desa Gulo dan Desa Tonuo menyambut baik dimulainya pembangunan jembatan tersebut. Menurut dia, warga telah menantikan kehadiran akses penyeberangan yang lebih aman selama bertahun-tahun.
“Selama ini masyarakat masih menggunakan rakit untuk menyeberang. Karena itu, pembangunan jembatan ini menjadi harapan besar warga. Kami menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara yang telah memperjuangkan aspirasi masyarakat hingga mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat,” kata Novy.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara berharap pembangunan Jembatan Gantung Tonuo dapat diselesaikan tepat waktu dengan kualitas yang baik sehingga segera dimanfaatkan masyarakat. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan menjadi penghubung utama aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik bagi warga Desa Gulo, Desa Tonuo, serta wilayah Kecamatan Kao Utara secara keseluruhan.
(Cheni)


















