banner 728x90
BeritaDaerahMaluku UtaraNasionalOtomotifRegionalUncategorized

Temui Keluarga Jemaah Haji Asal Sula yang Wafat di Tanah Suci, Komisi IV DPRD Malut Pastikan Hak Almarhum Terpenuhi

149
×

Temui Keluarga Jemaah Haji Asal Sula yang Wafat di Tanah Suci, Komisi IV DPRD Malut Pastikan Hak Almarhum Terpenuhi

Sebarkan artikel ini

Sanana,- Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Utara melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kepulauan Sula untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga salah satu jemaah haji asal daerah tersebut yang meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Sabtu, (6/6/2026).

Kunjungan yang berlangsung di rumah keluarga Almarhum itu menjadi bentuk kepedulian DPRD Maluku Utara terhadap keluarga yang sedang berduka, sekaligus memastikan proses pelayanan dan pemenuhan hak-hak jemaah haji berjalan sesuai ketentuan.

banner 728x90

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kepulauan Sula, H. Abdullah Jatima, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan penyelenggara ibadah haji untuk memastikan seluruh hak jemaah yang wafat dapat dipenuhi.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar seluruh hak jemaah terpenuhi sesuai prosedur yang berlaku. Selain itu, kami juga memberikan pendampingan dan informasi kepada keluarga terkait perkembangan yang ada,” kata Abdullah saat menerima kunjungan Komisi IV DPRD Maluku Utara.

Dalam kesempatan tersebut, anggota Komisi IV DPRD Maluku Utara, Muhammad Abusama, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya jemaah haji asal Kepulauan Sula tersebut.

Menurut dia, kehadiran DPRD merupakan bentuk dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan agar tetap tabah menghadapi cobaan.

“Kami turut berduka cita yang mendalam. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, serta keikhlasan,” ujarnya.

Selain menyampaikan belasungkawa, Komisi IV DPRD Maluku Utara juga memantau perkembangan proses pemulangan jemaah haji asal Kepulauan Sula yang saat ini masih berada di Arab Saudi.

Anggota Komisi IV DPRD Maluku Utara, Yusran Pauwah, mengatakan pihaknya ingin memastikan seluruh jemaah haji asal Kepulauan Sula dapat kembali ke daerah dengan aman dan lancar.

Berdasarkan informasi yang diterima, jemaah haji asal Kepulauan Sula yang tergabung dalam Kloter 13 dijadwalkan tiba di Ternate sebelum melanjutkan perjalanan ke Sanana pada 12 Juni 2026.

“Kami berharap proses pemulangan berjalan lancar sehingga seluruh jemaah dapat kembali berkumpul bersama keluarga dalam keadaan sehat,” kata Yusran.

Ia menambahkan, koordinasi antara pemerintah daerah, Kementerian Haji dan Umrah, serta seluruh pihak terkait perlu terus diperkuat guna menjamin pelayanan terbaik bagi jemaah haji, baik yang masih berada di Tanah Suci maupun yang akan kembali ke daerah asal.

Kunjungan kerja tersebut ditutup dengan doa bersama untuk almarhum serta pemberian dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran Komisi IV DPRD Maluku Utara diharapkan menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat, khususnya keluarga jemaah haji yang sedang menghadapi musibah.

Editor: Redaksi
Reporter: Riswan Abas

banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Lampung Selatan,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus mematangkan persiapan pelaksanaan Paperahan atau Sedekah Bumi yang akan digelar pada Jumat (31/7/2026) di Desa Sumur Kumbang, Kecamatan Kalianda. Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun itu diproyeksikan menjadi salah satu ikon wisata budaya Kabupaten Lampung Selatan tanpa menghilangkan nilai sakral yang melekat di dalamnya.

Berita

Bandar Lampung,- Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar jaringan peredaran narkotika lintas provinsi yang diduga menghubungkan Medan dan Bali. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menggagalkan penyelundupan enam kilogram ganja dan menangkap dua orang tersangka yang diduga berperan sebagai pembawa serta penerima barang.

Berita

Sanana,- Polemik dugaan pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kepulauan Sula terus menjadi perhatian publik. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Kepulauan Sula mendesak Aparat Penegak Hukum (APH), Inspektorat, dan DPRD Kabupaten Kepulauan Sula segera melakukan penelusuran terhadap informasi yang beredar agar persoalan tersebut tidak berhenti pada saling bantah di ruang publik.

banner 728x90