banner 728x90
banner 728x90
BeritaDaerahEkonomi Bisnis

Mahasiswa KKNT Unmaris Dorong UMKM Lokal, Sulap Singkong dan Pisang Jadi Produk Unggulan Desa Ringu Rara

62
×

Mahasiswa KKNT Unmaris Dorong UMKM Lokal, Sulap Singkong dan Pisang Jadi Produk Unggulan Desa Ringu Rara

Sebarkan artikel ini

Sumba Barat, Potretone.com,- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Stella Maris Sumba (Unmaris) kembali menunjukkan kiprah nyata dalam memberdayakan masyarakat desa. Kali ini, para mahasiswa mengembangkan program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Ringu Rara, Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat, dengan memanfaatkan potensi lokal berupa singkong dan pisang.

Kegiatan ini berlangsung di kantor Desa Ringu Rara, yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat mulai dari aparat desa, ibu-ibu PKK, hingga para pemuda desa. Rabu, (22/10).

banner 728x90

Kegiatan tersebut melalui pelatihan pengolahan hasil pertanian menjadi keripik singkong dan pisang dengan aneka rasa dan para mahasiswa memberikan pendampingan teknis mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga strategi pemasaran produk.

Kepala Desa Ringu Rara, Yakub Rehi Laja, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKNT Unas Sumba yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan dan potensi lokal masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran mahasiswa yang telah membantu membuka peluang ekonomi baru bagi warga kami. Harapan kami, kegiatan ini bisa terus berlanjut dan menjadi sumber pendapatan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.

Program ini juga mendapat dukungan penuh dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Maria Wilda Malo, M.Pd, bersama rekannya Lidia Lali Momo, M.Pd. Keduanya menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari implementasi ilmu pengetahuan di tengah masyarakat.

“Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tapi juga terjun langsung untuk memberdayakan masyarakat melalui program berbasis potensi lokal,” kata Maria Wilda Malo.

Hasil dari pelatihan ini adalah lahirnya produk olahan unggulan berupa ”Keripik Pisang dan Keripik Singkong” dengan berbagai varian rasa. Produk ini dikemas secara menarik dan siap dipasarkan, tidak hanya di lingkungan lokal, tapi juga menjangkau pasar di luar desa.

Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan langsung para ibu rumah tangga dan pemuda desa dalam seluruh rangkaian kegiatan. Selain sebagai wujud pengabdian mahasiswa, program ini juga menjadi bagian dari upaya nyata membangun ekonomi kreatif berbasis potensi lokal di wilayah Sumba Barat.

Program KKNT ini menjadi bukti bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dapat melahirkan inovasi yang berdampak langsung bagi peningkatan ekonomi desa. Universitas Stella Maris Sumba melalui mahasiswanya terus berkomitmen untuk menjadi mitra strategis masyarakat dalam menciptakan perubahan positif.

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *