banner 728x90
BeritaDaerahNasionalOpini

Berharap KMP Sula Bahagia Oprasikan, Masyarakat Mangoli Menagih Jinji Pemda Kepsul

327
×

Berharap KMP Sula Bahagia Oprasikan, Masyarakat Mangoli Menagih Jinji Pemda Kepsul

Sebarkan artikel ini
Masyarakt berharao Air Bus Roro KMP. Sula Bahagia beroprasi di dataran pualau mangoli

Potretone.com, Sanana – KMP. Sula Bahagia menjadi wacana hangat dikalangan masyarakat pulau mangoli saat ini. Sepertinya masyarakat di dataran pulau Mangoli Kab. Kepulauan Sula, mereka menagih janji pemerintah daerah (Pemda). Bahkan mereka berharap Air Bus Roro KMP. Sula Bahagia yang menjadi solusi konektivitas antar pulau bisa menjadi jawaban untuk mudik lebaran 2024.

“Kapal itu selama ini melayani pejabat, coba sekali-kali melayani masyarakat sesuai janji mereka, barang kali mudik lebaran ini bisa kita tumpangi”, ujar Jamil masyarakat salah satu desa di dataran pulau Mangoli (23/3).

Jamil adalah salah seorang warga di daratan pulau mengoli Kab. Kepulauan Sula, sepertinya menagih janji, karena sebelumnya gencar Pemda mengatakan kalo kapal sejenis speed boat besar menyerupai feri tersebut akan beroperasi di akhir bulan Desember.

Sementara itu ketika dikonfirmasi, Kadishub Pemda Kabupaten Kepulauan Sula Chaerullah Mahdi belum dapat memberikan tanggapan atau komentar apapun hingga berita ini deterbitkan.  (**)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

POTRETONE.com, SANANA,- Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (HPMS) Cabang DKI Jakarta melaporkan Bupati Kepulauan Sula, Hj. Fifian Adeningsih Mus, bersama sejumlah pejabat daerah ke Polres Kepulauan Sula terkait dugaan penguasaan dan pembukaan lahan perkebunan di kawasan Hutan Lindung Pulau Sulabesi, Maluku Utara.

Berita

POTRETONE.com, JAKARTA,- Pengurus Pusat Forum Mahasiswa Pascasarjana Maluku Utara (PP Formapas Malut) kembali mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (15/10/2026). Mereka mendesak lembaga antirasuah itu memanggil dan memeriksa Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, untuk mengklarifikasi dugaan keterkaitan dengan enam persoalan anggaran dan proyek pemerintah daerah.