banner 728x90banner 728x90
BeritaDaerahMaluku UtaraNasional

Dinkes Kepulauan Sula Bagikan Masker Gratis untuk Antisipasi Kabut Asap Karhutla

3
×

Dinkes Kepulauan Sula Bagikan Masker Gratis untuk Antisipasi Kabut Asap Karhutla

Sebarkan artikel ini

SANANA, POTRETONE.com,- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, membagikan masker gratis kepada masyarakat untuk mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Selasa (13/10/2026).

Pembagian masker dilakukan secara serentak di sejumlah wilayah sebagai upaya melindungi masyarakat dari paparan asap yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama pada sistem pernapasan.

banner 728x90

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sula, Hj. Fiyanti Buamona, mengatakan pihaknya menyediakan tiga jenis masker, yakni masker medis, KN95, dan N95. Masker tersebut dibagikan secara gratis kepada warga.

“Harapannya, setiap warga yang beraktivitas di luar rumah dapat terlindungi dengan baik,” ujar Fiyanti

Menurut Fiyanti, pembagian masker merupakan salah satu langkah pencegahan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla. Masyarakat pun diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika harus beraktivitas di luar ruangan.

Paparan kabut asap dapat memicu berbagai keluhan kesehatan, seperti iritasi mata, batuk, dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Risiko gangguan kesehatan perlu menjadi perhatian, khususnya bagi anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki masalah pernapasan.

Dinkes Sula imbau warga terapkan enam langkah pencegahan

Selain membagikan masker, Dinkes Kepulauan Sula mengimbau masyarakat menerapkan enam langkah pencegahan untuk meminimalkan dampak kabut asap.

Pertama, menggunakan masker yang sesuai ketika beraktivitas di luar rumah. Kedua, membatasi kegiatan di luar ruangan, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Ketiga, menutup pintu, jendela, dan ventilasi yang memungkinkan asap masuk ke dalam rumah ketika kondisi udara di luar memburuk. Keempat, mencukupi kebutuhan cairan dengan memperbanyak minum air putih.

Kelima, mengonsumsi makanan bergizi untuk menjaga kesehatan tubuh. Keenam, menjaga kebersihan diri dengan rutin mencuci tangan setelah beraktivitas.

Fiyanti mengatakan, upaya pencegahan tersebut perlu dilakukan secara konsisten untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan selama kabut asap masih terjadi.

Layanan Puskesmas disiagakan

Untuk mengantisipasi kemungkinan meningkatnya keluhan kesehatan masyarakat, Dinkes Kepulauan Sula juga menyiagakan layanan kesehatan dan memastikan ketersediaan obat-obatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

Masyarakat diminta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gejala seperti sesak napas, batuk berkepanjangan, mata perih, atau pusing.

Penanganan medis sejak dini diperlukan, terutama apabila keluhan semakin berat atau mengganggu aktivitas sehari-hari.

Fiyanti mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap berlangsung. Ia mengingatkan warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker ketika harus keluar rumah.

“Mari bersama-sama kita saling menjaga. Kurangi aktivitas luar ruang, selalu gunakan masker saat keluar rumah, dan lindungi pernapasan kita,” kata Fiyanti.

Melalui pembagian masker dan kesiapsiagaan layanan kesehatan, Dinkes Kepulauan Sula berharap risiko gangguan kesehatan akibat kabut asap dapat ditekan.

Imbauan tersebut sejalan dengan semangat “Sehat Bersama, Sula Kuat”, yang menekankan pentingnya kepedulian bersama dalam menjaga kesehatan masyarakat di tengah kondisi lingkungan yang kurang kondusif.

(Ris)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *